Ini Pesan JK Untuk Mahasiswa Saat Beri Sambutan Silaturahmi Trimatra

InfoSulsel.com, Makassar – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), H. M. Jusuf Kalla menyebut pentingnya pengembangan enterpreneurship mulai dari dunia kampus.

Menurut orang kedua di RI ini, ada tiga hal yang menentukan kemajuan bangsa yaitu Teknologi dan Ilmu, Tumbuhnya Enterpreneurship, dan Birokrasi yang Baik dan Efisien.

Bacaan Lainnya

Wakil Joko Widodo ini menyebut Indonesia berada pada kondisi masih kekurangan enterpreneur. Sehingga menjadi salah satu penghambat laju ekonomi dan kemajuan bangsa.

Hal tersebut diungkapkan JK saat memberi sambutan pada acara Silaturahmi Trimatra Civitas Akademika Universitas Islam Makassar (UIM), Yayasan Perguruan Tinggi Al-Ghazali Makassar, dan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Silaturahmi yang berlangsung di Aula Kampus UIM Makassar, Sabtu (22/12/2018), juga dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel AGH Sanusi Baco.

“Orang lain sudah bicara roket, kita masih bangga dengan Pinisi. Bangga memang, tapi kita harus mengejar kemajuan itu. Pengembangan enterpreneurship sangat penting karena menjadi letak kekurangan kita,” ungkap JK.

Mantan Wapres Susilo Bambang Yudhoyono pada periode 2004-2009 ini juga berbagi pengalaman saat berjuang dalam dunia usaha bersama dua sahabatnya, yakni pendiri Fajar Grup H. M. Alwi Hamu dan pendiri Bosowa Grup, H. M. Aksa Mahmud.

Ia lantas berharap kisah kewirausahaannya tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa dan di Makassar pada khususnya.

“Di Makassar baru tiga gedung usaha besar yaitu Fajar punya Alwi Hamu, Bosowa punya Aksa Mahmud, dan Wisma Kalla. Semua bermula dari kampus meskipun hanya saya yang tamat,” tuturnya.

JK turut menyinggung aksi demonstrasi yang kadang melibatkan mahasiswa di Makassar. Ia berharap aksi tersebut ke depannya tidak lagi terjadi.

“Kalau ada kemacetan di Makassar karena lempar-lemparan atau berkelahi, saya merasa bersalah karena Unhas, UMI, dan UIM saya turut membangunnya,” ucapnya.

JK pun berharap ke depannya semua elemen bisa saling melengkapi. Utamanya dalam memajukan pendidikan yang menjadi salah satu barometer penting kemajuan bangsa.

Penulis: Rhenno | Editor: Adriyan

Pos terkait