INFOSULSEL.COM, MAKASSAR | Sedikitnya 145 siswa SMA Negeri 17 Makassar tidak terdaftar dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sehingga berdampak siswa tidak bisa mendaftar kuliah.
Tidak hanya SMA 17 Makassar. Nasib serupa juga dialami siswa di sejumlah SMA di Sulsel. Mereka dikawatirkan tidak bisa mendaftar kuliah.
Pihak DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mendapat laporan tersebut. Anggota Komisi E DPRD Sulsel Mahmud mengatakan, kejadian gagal daftar di Kota Makassar terjadi tiga sekolah.
‘’SMA Negeri 17, SMK Negeri 1 serta SMK Negeri 2. Kalau untuk daerah lain di Sulsel terdapat 38 SMA atau sederajat,” ungkap Mahmud dikutip Kompas.com, Kamis (6/2/2025).
Kepala Sekolah Abu Hanafi mengakui ada kelalaian saat penginputan data siswa oleh operator saat memasukkan data ke sistem PDSS pada 6-31 Januari 2025.
Abu Hanafi beralasan, ada kendala pada akhir input dari operator yang memilah nilai secara manual. “Itu dari rapor peserta eligible karena dibagi semester satu sampai dengan semester lima. Pada hari Jumat, 31 Januari 2025, operator tidak sadar bahwa batas akhir penginputan hanya sampai pukul 04.00 WITA,” jelas Abu.
Kendati demikian, pihaknya berupaya mencari jalan keluar dari permasalahan ini. Apalagi ada 145 siswa-siswi SMA Negeri 17 Makassar yang didata pada jalur SNBP. Untuk sementara ini pihaknya masih menunggu bisa masuk akses PDDS.
“Untuk jumlah siswa dari 10 kelas sebanyak 360 siswa, dan jalur ini ada 145 kelas IPA dan IPS, sisa upload (unggah) nilai. Kita sementara menunggu. Karena kemarin aksesnya tertutup. Soal hasilnya ke depan kita tunggu. Kami sudah upayakan masuk ke aksesnya. Nilainya sudah diterima,” katanya.
Dia menyebut imbas kejadian tersebut, sejumlah orang tua siswa melakukan aksi di kantor Dinas Pendidikan Sulsel.(*/riel)





