Dewan: Mutasi Pejabat Cegah Timbulnya Korupsi

INFOSULSEL.COM, MAKASSARRencana Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto yang akan melakukan mutasi besar-besaran menjelang masih akhir jabatannya mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar.

Salah satunya, anggota Komisi A Zaenal Dg Betta. Menurut politisi PAN Makassar ini, rencana mutasi tersebut merupakan hal yang wajar untuk penyegaran dilingkup Pemkot Makassar utamanya bagi yang sudah lama menempati jabatan sebagai kepala dinas ataupun kepala badan, salah satunya dilingkup Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Bacaan Lainnya

“Di Bapenda itu perlu penyegaran, apalagi kepala badannya sudah cukup lama menjabat. Kita khawatir terjadi potensi korupsi jika terlalu lama menjabat,”kata Zaenal Beta, di ruang komisinya, pada Kamis (14/2/2019).

Sementara, Ketua Komisi A Abdi Asmara mengatakan, mutasi pejabat di lingkup Pemkot adalah hal yang memang harus dilakukan oleh Danny Pomanto sebelum mengakhiri jabatannya sebagai walikota Makassar untuk menempatkan orang orang yang dianggap mampu berdasarkan indikator kinerja. Hal ini lantaran pengganti Danny Pomanto sebagai Plt walikota tidak bisa melaksanakan mutasi kecuali melakukan pengisian kekosongan jabatan.

“Kalau terkait yang mana pejabat yang dianggap harus dimutasi, saya kira walikota sudah memegang indikator kinerja, seperti hasil pemeriksaan BPK, rekomendasi Kejaksaan bahkan KPK. Tentu pak Danny melihat itu sebagai tanggung jawab dan kinerja masing – masing SKPD karena kita mau pemeritahan ini bersih dari KKN,” terang Abdi.

Hal lain lanjut politisi Demokrat Makassar ini adalah, mutasi pejabat ini untuk mencegah timbulnya korupsi. “Karena semakin lama pejabat itu ditempatkan kita khawatir bisa berbuat sesuatu hal yang mungkin kebijakan itu salah,” tandasnya. (*)

Editor: admin

Pos terkait