Kepala Desa Diduga Berkonspirasi, Masyarakat Berutallasa Datangi Inspektorat Gowa

INFOSULSEL.COM, GOWA – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Desa (AMPD) menggelar unjuk rasa terkait dugaan korupsi Kepala Desa Berutallasa di gedung Inspektorat Kabupaten Gowa, Senin (25/2/2019).

Andi Darussalam selaku Jenderal Lapangan saat ditemui menjelaskan, Kepala Desa Berutallasa diduga telah lalai mengelola Anggaran Dana Desa (ADD).

Bacaan Lainnya

“Dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kepala Desa Berutallasa menuai kontroversi di mana sudah hampir satu tahun kami mengawal kasus ini, namun sampai saat ini baik dari inspektorat serta kepolisian belum ada tindakan yang signifikan yang dilakukan.”

“Ini ada apa di pemerintahan Kabupaten Gowa, ada persengkongkolan antara pemerintah Inspektorat Kabupaten Gowa dengan Kepala Desa Berutallasa,” jelas Salam sapaan akrabnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Berutallasa Kabupaten Gowa (KKB-GOWA) Suhandi menjelaskan, Pemerintah Desa Berutallasa sangat tidak mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam mengelola ADD.

“Kami mendeteksi banyak kekeliruan dalam menganggarkan pembangunan yang tidak sesuai faktanya di lapangan, diantaranya jembatan penghubung antara Desa Berutallasa dengan Desa Lembang Loe, drainase, serta pengadaan wc umum.”

“Selain itu, ada pengembalian anggaran sebanyak Rp350 juta ke Inspektorat Kabupaten Gowa dengan alasan jikalau dia tidak mengembalikan maka dia akan ditangkap,” ujar Suha sapaan akrabnya.

Mahasiswa program studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM) ini, sangat menyayangkan Pemerintah Desanya yang tidak transparan dan akuntabel selama menjabat sebagai Kepala Desa.

Adapun massa aksi yang tergabung diantaranya dari kalangan pemuda, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai kampus serta masyarakat yang berasal dari Berutallasa.(*/RP)

Pos terkait

1 Komentar

Komentar ditutup.