Buka Rapat Anggota KONI Makassar 2019, Pj Walikota : Perhatikan Bonus Atlet dan Pelatih

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Penjabat Walikota Makassar, M Iqbal S Suhaeb membuka Rapat Anggota KONI Makassar Tahun 2019 di Hotel Santika, Jl. Sultan Hasanuddin, Sabtu (15/6/2019). Pada kesempatan itu ia meminta KONI memperhatikan reward atlet dan pelatih berprestasi. 

Rapat anggota tahunan ini dihadiri ratusan pengurus dari 40 cabang olahraga  (Cabor) anggota KONI Kota Makassar dan satu calon anggota baru yakni Pengurus Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Pabsi) kota Makassar. Hadir juga Kadispora kota makassar, Achmad Hendra Hakamuddin.

Bacaan Lainnya
Pj Walikota Makassar Iqbal S Suhaeb bersama pengurus KONI Kota Makassar.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Ketua panitia penyelenggara Dr Arifuddin Manna dalam laporannya menjelaskan rapat anggota tahun 2019 bertujuan untuk menyusun program kerja, membahas,  dan mengevaluasi pembinaan dan prestasi olah raga di kota Makassar.

‘’Termasuk laporan hasil kerja pengurus KONI Makassar tahun 2018, membahas pencalonan Pabsi sebagai calon cabor baru dalam keanggotaan KONI kota Makassar,’’ jelas Arifuddin.

Sementara itu Ketua KONI Kota Makassar Agar Djaya menjelaskan rapat anggota KONI Makassar merupakan rapat tahunan yang merupakan kegiatan yang sangat strategis.

‘’Pada forum ini akan dibahas dan mensahkan program kerja 2020, laporan pertanggungjawaban keuangan dan mengevaluasi program kerja tahun 2018 dan menyempurnakan program dan pengelolaan keuangan KONI kota Makassar tahun 2019 dan masa-masa yang akan datang,” papar Agar Djaya.
Pj Walikota Makassar Iqbal S Suhaeb bersama Ketua Pertina kota Makassar M Tawing dan pengurus cabor lainya..(FOTO: SRI SYAHRIL)

Rapat anggota kali ini, menurutnya agak istimewa karena akan disahkannya satu cabor baru sebagai anggota KONI Makassar yakni Pabsi. Dengan demikian jumlah anggota KONI Makassar akan bertambah menjadi 41 cabor.

Ketua KONI Sulsel yang diwakili Wakil Ketuanya, Ambas Syam mengapresiasi kinerja KONI Makassar yang setiap tahun mampu melaksanakan Pekan Olahraga Kota (Porkot). Menurutnya Porkot merupakan ajang multi event tingkat kota yang menjadi arena pencarian bakat altel muda berprestasi.

‘’Di Sulsel hanya Makassar yang mampu melakukannya setiap tahun. Dan hasilnya lahir banyak atlet muda berprestasi. Itu bisa kita lihat di Porda di mana Makassar mampu mempertahankan juara umum pada Porda XIX di Pinrang,” kata Ambas Syam yang disambut aplous ratusan pengurus cabor yang hadir pada acara pembukaan.

Tugas KONI, lanjut Ambas  sesungguhnya mewakili pemerintah dalam merumuskan kebijakan dalam hal pembinaan prestasi olah raga.

Ia berharap kedepannya KONI Makassar lebih menyempurnakan pelaksanaan Porkot agar hasil yang dicapai bisa jauh lebih baik lagi agar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba Makassar bisa mengulangi prestasi dengan torehan medali yang lebih banyak dari Porda 2018 di Pinrang.

‘’Saya harap KONI Makassar bisa menjadi tolak ukur prestasi di Indonesia Timur. Bahkan kalau bisa se Indonesia,” harap dia.

Sementara itu Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb mengakui sarana dan prasarana olahraga di Makassar memang masih minim.

‘’Ini memang masih menjadi keluhan. Karena itu ke depannya diupayakan kerjasama dengan lembaga pemerintahan seperti TNI dan Polri serta pihak swasta sehingga sarana yang ada di lembaga tersebut bisa dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan prestasi para atlet,” kata Iqbal.

Selain itu Iqbal meminta kepada KONI Makassar untuk terus memberi reward tidak hanya kepada para atlet yang berprestasi tetapi juga kepada para pelatih.

 

Penulis : Asri Syahril

Pos terkait