Buton Masih Mencekam

INFOSULSEL.COM, BUTON — Situasi di perbatasan dua desa Desa Sampoabalo dan Desa Gunung Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara masih mencekam menyusul terjadinya bentrok susulan, kamis (6/6/2019).

Bentrok antarwarga Desa Sampoabalo dengan Desa Gunung Jaya Kamis menyebabkan dua warga tewas terkena senjata tajam sementara delapan orang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka terkena bujur dan sabetan benda tajam.

Sementara itu data yang diperoleh sampai Kamis malam rumah yang hangus terbakar untuk sementara 87 unit. Sementara warga yang mengungsi jumlahnya ratusan orang.

“Lebih detailnya kita belum bisa memastikan karena masih dalam pemeriksaan,”  ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Buton, Djufri, di Buton, kepada wartawan Kamis.

Pihak Dinas Kesehatan Buton membuka pelayanan 1×24 jam pada puskesmas-puskesmas terdekat, utamanya Puskesmas Siontapina, Kombewaha, Lasalimu Selatan dan Puskesmas Wolowa.

“Ini langkah-langkah yang kami ambil untuk menangani para korban. Bag korban yang tak bisa ditangani di puskesmas akan dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan sejumlah korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Palagimata Kota Baubau. Sejauh ini Djufri belum bisa memastikan jumlah korban kerusuhan Buton. Sebab pengamanan masih dilakukan dalam upaya mencegah terjadinya kerusuhan. Selain itu, personel gabungan TNI dan Kepolisian dikerahkan untuk meredam konflik yang melibatkan warga dua desa di Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Herry Goldenhart di Kendari, Kamis malam, mengatakan personel kepolisian dari Polres Buton, Polres Kota Babau dan Kodim Buton dikerahkan untuk meredam konflik antarwarga.

“Sejak tadi siang situasi sudah kondusif. TNI-Polri bersama pihak terkait bersinergi meredam kesalahpahaman warga dua desa tersebut,” kata Goldenhart.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Iriyanto dan Danrem 143 Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto saat ini berada di lokasi konflik yang berangsur kondusif.

Penulis : Asril/dbs

Pos terkait