INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Dian Permata Sari dari Kabupaten Luwu dan Akbar Wahyudi Syam dari Kabupaten Takalar akhirnya terpilih sebagai Duta Anti Narkoba Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dilaksanakan oleh DPW Srikandi MPW Pemuda Pancasila Sulsel di Hotel Azyra, Makassar, Senin dan Selasa (24-25/6/2019).
Dian Permata Sari, mahasiswa Tehnik Lingkungan Unhas angkatan 2017 dan Akbar Wahyudi masing-masing menyisihkan 15 finalis putra dan 15 putri dari 16 kabupaten dan kota se Sulsel.
“Alhamdulillah saya bisa terpilih menjadi duta anti narkoba. Jujur saya tidak menyangka. Sebab persaingan cukup ketat,” kata gadis berusia 19 tahun ini.
Hal senada dikatakan Akbar Wahyudi. Menurut mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri (UIN) Makassar angkatan 2017 ini, 32 finalis pada ajang pemiluhan duta anti narkoba kali ini punya kualitas yang sama. Itu ia buktikan selama mengikuti proses karantina selama dua hari di hotel Azyra.
“Tapi sejak awal saya selalu optimis untuk bisa menjadi yang terbaik. Alhamdulillah apa yang saya impikan bisa terwujud. Ini kesempatan bagi saya untuk terlibat langsung dalam rangka melakukan pencegahan penyalah gunaan narkoba khususnya di kalangan generasi muda,” kata finalis asal Kabupaten Takalar ini.
Sementara itu terpilih sebagai juara 2 duta anti narkoba yakni wakil dari Kabupaten Soppeng, Nurul Inayah Eka Putri dan Miftahul Ulum untuk kategori putra asal Kabupaten Luwu. Sedangkan juara tiga yakni Andi Tiara Divia asal Palopo Alif Ramadhan dari Kabupaten Pinrang.
Peilihan duta anti narkoba diikuti 32 finalis dari 16 kabupaten kota di Sulsel. Ajang pemilihan bertema Pemuda Hebat, Pemuda Tanpa Narkoba dibuka oleh Sekretaris MPW Pemuda Pancasila Sulsel, Sibali. SE,SH. (Asriel)





