AKP Tombong, Perwira yang Ramah dan Bermasyarakat itu Telah Pergi

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Jajaran Direktorat Polisi Air (Dit.Polair) Polda Sulawesi Selatan, berduka. Seorang anggotanya, AKP Tombong yang  menjabat Kepala Unit (Kanit)  1 Sar Mas meninggal dunia setelah Kapal Patroli Cepat (KPC) XIV-2017 meledak dan terbakar, Rabu (24/7/2019) sore sekitar pukul 16.30 WITA. 

Peristiwa naas itu terjadi di Dermaga Kapal Dit. Polair di Jalan Ujungpandang nomor 12, Makassar. Selain AKP Tombong satu anggota lainnya yakni Brigadir Polisi (Brigpol) Syamsuddin,  kini dirawat di RS Bhayangkara akibat menderita luka serius di tubuhnya.

Bacaan Lainnya

Jenazah almarhum AKP Tombong sejak Rabu (24/7/2019) malam sekitar pukul 22.00 WITA sudah disemayamkan di rumah duka  di kawasan Galangan Kapal, Jl Sultan Abdullah Raya, RW VI, Kel. Buloa Kec Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Mantan Kasat Polair Polres Selayar yang dimutasi ke Dit.Polairud pada 13 September 2018 ini meninggalkan seorang istri, Hasni, dan lima orang anak. Masing-masing Suciana, Muhammad Yusuf, Tri Rayahu Ningsih, Suyatni dan Muhammad Yusril dan seorang cucu.

Rumah almarhum  di Jl Sultan Abdullah Raya malam tadi dipenuhi para keluarga, kerabat dan rekan kerjanya. Di dalam ruang tamu jasad perwira menengah itu terbujur kaku. Istri dan kelima anak almarhum tak berhenti menangis.

Putra asal La’bakkang, Kabupaten Pangkep ini meninggal dunia sekitar pukul 20.10 WITA di RS Stellamaris. Dari video yang diterima INFOSULSEL.COM terlihat kondisi almarhum memang cukup memprihatinkan. Kedua kakinya patah. Kaki kirinya pun luka parah. Tak ada luka bakar di tubuh ayah lima anak ini.

Sejumlah tetangga almarhum merasa sangat kehilangan atas meninggalnya AKP Tombong. Maklum, almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah dan bermasyarakat dengan tetangganya.

‘’Biasanya ada anggota kalau pangkatnya perwira jarang mau bergaul. Tapi Almarhum orangnya sangat baik dan ramah. Juga sangat bermasyarakat,” ujar Tuan Paharu,  tetangga almarhum yang ditemui di bawah tenda depan rumah almarhum, Rabu (24/7/2019) malam.

Lelaki berusia 50 tahun ini masih teringat saat ia berbincang dengan almarhum di masjid dekat rumahnya usai shalat Jumat, pekan lalu.

‘’Usai shalat Jumat kami tidak langsung pulang. Kami sempat berbincang-bincang di masjid dengan beberapa tetangga,” kenang Tuan Paharu.

Almarhum AKP Anumerta Tombong kini telah tiada.  Kamis siang jenasahnya telah dimakamkan  di Pemakaman Sikkodasere, Desa Kanaungan Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep, Susel.

Upacara pemakaman dipimpin Dir. Polair Polda Sulsel Komisaris Besar (Kombes) Pol Hery Wiyanto.

“Ini penghormatan dan penghargaan dari pemerintah atas jasa dan pengabdian  almarhum kepada bangsa dan negara semasa hidupnya,” ujar Kombes Hery Wiyanto.

Hery menyebut, semasa hidupnya AKP Tombong telah melaksanakan tugas dengan baik.

‘’Memberi kita contoh untuk tidak menyerah dalam bertugas meski di laut sekalipun. Kami kehilangan salah satu sosok yang sederhana tapi penuh tangung dalam melaksanakan tugas,”  ujarnya.

(Asriel)

Pos terkait