
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Penyebab terbakarnya Kapal Patroli Cepat (KPC) – XIV-2017 milik Dit Polairud Polda Sulsel diduga akibat genset meledak saat dilakukan pengisian bahan bakar.
Kapal patroli tersebut terbakar di Dermaga Kapal di Kantor Dit. Polair Polda Sulsel, Jalan Ujung Pandang No 12 Makassar, Rabu (24/7/2019) sekitar pukul 16.30 WITA.
Akibat peristiwa itu seorang anggota, AKP Tombong yang berada di atas kapal saat peristiwa itu meninggal dunia di RS Stellamaris sekitar pukul 20.10 WITA. Sementara satu anggota Dir Polairud lainnya yakni Brigadir Syamsuddin saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara akibat luka bakar yang dideritanya.
Informasi yang diterima INFOSULSEL.COM sesaat lalu menyebutkan sebelum peristiwa naas itu terjadi Brigadir Syamsuddin baru saja melakukan pengisian BBM di tangki KPC 2017. Tak lama kemudian ia menyalakan genzet kapal. Namun Brigadir Syamsuddin mendengar suara genset tak seperti biasanya.
‘’Suara genset tidak seperti biasanya. Sepertinya ada kelainan dan agak keras,” kata sumber itu.
Ia kemudian mematikan genset. Tak dinyana tiba-tiba genset meledak sangat keras disertai percikap api. Api kemudian menyambar dinding kapal dan terbakar. AKP Tombong dan Brigadir Syamsuddin terlempar ke laut. Keduanya dikabarkan mengalami luka bakar yang sangat serius.
Hingga berita ini dipublis Syamsuddin masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Sementara AKP Tombong meninggal dunia di RS Stellamaris sekitar pukul 20.10 WITA.
(Asriel)





