Gas 3 Kg ‘Menghilang’, Tangkap Penimbun

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Kepolisian diminta mengusut kemungkinan adanya dugaan penimbunan tabung gas LPG bersubsidi 3 kilogram (Kg).

Dua pekan terakhir tabung gas ukuran 3 Kg ‘menghilangnya’ di pasaran. Ini membuat masyarakat Makassar resah. Ironisnya kasus ini setiap tahun terjadi jelang Idul Adha dan Idul Fitri.

Bacaan Lainnya

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta Kepolisian menyelidiki kemungkinan adanya dugaan penimbunan tabung gas LPG bersubsidi 3 kilogram.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) VI KPPU Makassar Hilman Pujana mengatakan, penyebab kelangkaan tabung gas 3 kg bisa terungkap dengan menelusuri alur distribusi. Tabung subsidi didistribusikan Pertamina secara tertutup kepada agen, pangkalan, dan pengecer.

“Kalau terkait kelangkaan, lihat saja apakah suplai Pertaimina stabil atau tidak. Kalau stabil, berarti harus diselidiki di pangkalan, apakah terjadi penimbunan atau tidak,” kata Hilman seperti dikutip IDN Times Jumat (9/8/2019).

Pemerintah Kota Makassar sebelumnya telah bersikap soal kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram. Penjabat Wali Kota Iqbal Samad Suhaeb menginstruksikan Dinas Perdagangan untuk turun melihat kondisi di lapangan. Pemerintah bakal mencari tahu penyebab kelangkaan di masyarakat, serta merumuskan solusi penanganannya.

Iqbal menduga langkanya gas LPG 3 kilogram karena distribusi tidak tepat sasaran. Diketahui, gas bersubsidi idealnya diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan pengusaha mikro. Sedangkan masyarakat mampu, aparatur sipil negara (ASN), serta pengusaha kecil menengah, diimbau membeli gas non subsidi.

“Kita segera adakan operasi pasar untuk melihat di mana masalahnya. Kita juga bakal berkomunikasi dengan Pertamina,” kata Iqbal.

(riel)

Pos terkait