INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Pemprov Sulsel, Deni Iriawan membuka pameran foto ‘Jalan Terjal Kedaulatan’ di ‘Bastion Bone’ Fort Roterdam Kamis (8/8/2019) malam.

Pameran foto yang akan berlangsung sampai 25 Agustus 2019 ini dilaksanakan oleh Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara bekerjasama kantor biro utama Makassar dan Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) Makassar.
‘’Ada 53 foto yang ditampilkan. Ini merupakan foto-foto kemerdekaan hingga pengakuan kedaulatan kemerdekaan yang dicuplik dari periode 1945-1950. Termasuk perjuangan fisik yang berakhir pada 17 Agustus 1945 dilanjutkan dengan perjuangan diplomatik,” jelas Ketua Panitia Adwit B Pramono.
‘’Foto-foto yang ditampilkan hanya sedikit dari 2000 lebih koleksi foto yang dimiliki LKBN Antara. Semuanya merupakan karya para fotografer Indonesian Press Photo Service (IPPHOS) koleksi Antarafoto,” tambah Kepala redaksi unit pemberitaan foto LKBN Antara Prasetyo Utomo.

yang dilaksanakan LKBN Antara di Fort Rotterdam, Makassar, 8-25 Agustus 2019. (FOTO: SRI SYAHRIL)
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan GFJA ini adalah salah satu dari rangkaian pameran serupa yang berlangsung di gedung Perpustakaan Nasional dan GFJA Jakarta serta di museum Bronbeek Amsterdam, Belanda.
Sementara itu Dani Irawan mengaku bangga karena memilih Fort Rotterdam sebagai tempat pameran. Lebih bangga lagi karena pelaksananya adalah anak-anak muda.
‘’Sangat tepat Fort Roterdam dipilih jadi tempat penyelenggaraan pameran foto perjuangan ini. Karena benteng ini memiliki nilai historis dan salah satu saksi sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan,” jelas Dani.
Selain itu lanjut dia, Fort Roterdam merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Sulsel. Karena itu Dani berharap pameran foto seperti ini tidak hanya sekali ini saja dilaksanakan.
‘’Jangan berhenti sekali ini saja. Kalau bisa dilaksanakan setiap tahun agar generasi muda bisa mengetahui sejarah panjang pejuang terdahulu dalam merebut kemerdekaan Indoensia,” katanya.
(Asriel)





