INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Lina, perempuan petugas kebersihan tewas setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Metro Tanjung Bunga, Jumat (9/8/2019).
Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, pun berduka. Di depan keluarga almarhumah, di sebuah rumah yang sangat sederhana di Jalan Rajawali 1, Lorong 10, Sabtu (10/8/2019) ia menyampaikan duka mendalamnya.
Kedatangan Iqbal disambut isak tangis keluarga almarhumah. Tak lupa Iqbal mendoakan korban.
“Saya sangat berduka. Hari ini kita kembali kehilangan seorang Satgas kebersihan yang gugur di medannya. Tanpa Satgas kebersihan, Kota Makassar bisa apa? Semoga amal dan ibadahnya serta jasa-jasanya bisa menjadi ladang amal buat beliau untuk menempati tempat terbaik di sana,” ucap Iqbal, lirih.
Berpulangnya Lina saat bertugas menjadi pengingat bagi Satgas Kebersihan lainnya agar lebih berhati-hati jika sedang melaksanakan tugas mulia tersebut.
Iqbal Suhaeb berharap hal ini bisa lebih diperhatikan agar tak ada lagi Satgas Kebersihan berikutnya yang menjadi korban saat bertugas.
Lina meninggalkan dua orang anak yang masih kecil Alif dan Ilham. Saat melaksanakan tugasnya ia sering membawa anaknya. Sang bocah biasa menunggui ibunya di trotoar jalanan.
Lina bukanlah satu-satunya petugas kebersihan yang pernah jadi korban tabrak lari saat melaksanakan tugasnya. Kasus yang sama pernah terjadi di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Selasa (12/12/2017) subuh. Kala itu yang jadi korban adalah Daeng Ratna. Wanita berusia 40 tahun warga Jl Babussalam III No 14, Makassar itu mengembuskan napas terakhir di RS Ibnu Sina.
Tewasnya Lina menjadi viral setelah foto bocah laki-laki putra almarhumah yang sedang menangis diunggah di media sosial.
Di lihat dari Akun Instagram @palembangsekilasinfo, kabar tersebut datang dari seorang wanita petugas kebersihan di daerah Pantai Losari Kota Makasar. Saat menjalankan tugasnya Lina selalu membawa anak laki-lakinya yang masih kecil.
Postingan tersebut, menuliskan kata-kata yang cukup membuat orang membacanya merasakan kesedihan dari bocah laki-laki, yang baru saja kehilangan sosok seorang ibu yang selalu ia temani saat sedang bekerja.
“Ibu..tiap hari aku menemanimu bekerja,sy TDK pernah lelah untk menyemangatimu yg bekerja mulai pagi hingga sore hari..kau tak pernah mengenal lelah membersihkan kota ini dari segilintir orang2 yg blm sadar akan kebersihan.
IBU..kini kau pergi untk selamanya
IBU..kini kau jauh dari kami bersaudara
IBU..tiada lagi canda tawamu
Rasa lelahmu telah hilang karna Allah lbh sayang kepadamu..
IBU..sy akan ingat nasehat2mu untk menjadi orang yg berguna dan belajar yg sungguh..
IBU kami rindu …
.
Korban bernama LINA..adalh korban tabrak, beliau tetangga kami sekaligus satu profesi menjadi PETUGAS KEBERSIHAN,beliau ini sering d temani anaknya yg masih kecil sambil duduk d trotoar sambil menunggu ibunya yg bekerja di area tanjung bunga metro dan meninggalkan 2 orang anak..
.
Innalillahi wainnailaihi rojiun..kami SATGAS KEBERSIHAN PANTAI LOSARI turut berduka sedalam dalmnya..
(Asriel)





