INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah membeberkan kunci kemenangan tim asuhannya atas tuan rumah PSM Makassar.
Laga tunda pekan ke-11 Liga 1 2019 di Stadion Andi Mattoangin Makassar, Rabu (11/9/2019) sore itu berakhir 0-1 untuk kemenangan tim berjuluk Mahesa Jenar.
“Sebagai tim papan bawah kami tahu diri. Apalagi bermain di Makassar dan yang dihadapi tim besar
penghuni papan tengah. Tapi kami lebih fokus dan disiplin. Iti kuncinya,” jelas Bambang Nurdiansyah pada sesi jumpa media usai pertandingan.
Sebagai pelatih yang baru bergabung 20 hari sejak awal Bambang selalu menekankan fokus saat menghadapi lawan dan disiplin menjaga daerah. Hasilnya cukup kumayan. Tim berjuluk Mahesa Jenar di tangan sejak ditukangi Bambang berbuah manis. Pekan lalu mampu menahan Arema FC di Malang dan sekarang tiga poin mereka bawa pulang dari Makassar.
“Sebagai pelatih pengganti sebenarnya tidak banyak yang saya ubah dari gaya melatih yang lalu. Namun dalam sepak bola kuncinya adalah disiplin dan saya tanamkan ke anak-anak,” imbuh Bambang Nurdiansyah.
Kecerdikan Bambang Nurdiansyah dalam menerapkan strategi sangat tampak sejak menit awal. Beberapa serangan yang dilancarkan M Rahmat dkk berhasil dihalau dengan tenang oleh barisan pertahanan PSIS.
“Kami hanya mengandalkan beberapa serangan balik yang membahayakan,” ungkap Bambang.
Walaupun bermain displin dan rapat, Laskar Mahesa Jenar akhirnya mampu mencuri gol melalui Heru Setyawan. Ia memanfaatkan kesalahan Aaron Evans yang gagal menghalau bola secara sempurna.
Dengan kemenangan tersebut, PSIS berhasil menghentikan rekor 100 persen kemenangan yang dicatatkan Juku Eja musim ini saat bermain di kandang.
Selain itu, raihan tiga poin juga berhasil memutus tren buruk Wallace Costa dan kolega yang sebelumnya tidak merasakan poin penuh pada tujuh partai terakhir.
(Riel)





