INFOSULSEL.COM, JAKARTA—- Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi Kantor Pusat BPJS Kesehatan di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (25/10/2019). Tujuannya ingin melihat kinerja dan penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) oleh BPJS kesehatan.
Untuk menyelesaikan masalah defisit anggaran BPJS Kesehatan, rencana kenaikan iuran JKN-KIS akan segera ditetapkan. Namun diperlukan kajian yang komprehensif agar sesuai dengan kemampuan membayar masyarakat.
Selain itu, Terawan akan membentuk tim kecil terdiri dari Kementerian Kesehatan, BPJS, dan lembaga terkait. Tim tersebut akan bertugas membantu kinerja BPJS kesehatan dalam menangani permasalah defisit anggaran.
BPJS kesehatan sendiri selama ini telah berupaya mengoptimalkan kinerja dengan berbagai strategi agar tidak lagi terjadi defisit. Salah satunya dengan cost sharing tanpa mengurangi fasilitas dan layanan yang diterima oleh peserta BPJS kesehatan.
Menkes Terawan telah melakukan langkah awal dengan melakukan gerakan moral secara pribadi, yakni mendonasikan gaji pertama dan tunjungan kinerja ke BPJS kesehatan. Usai resmi dilantik sebagai Menteri Kesehatan (Menkes) RI periode 2019-2024, dokter Terawan Agus Putranto, memiliki banyak pekerjaan rumah. Salah satunya kembali mengkaji rencana kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan.
Pada awal 2020 nanti rencananya iuran JKN bakal mengalami kenaikan. Untuk kelas I dan kelas II naik 100 persen, sementara kelas III mengalami kenaikan sebesar 60 persen. Kenaikan ini dilakukan untuk mengatasi defisit yang terjadi di BPJS Kesehatan.
Sumber : Liputan6.com





