INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Upaya mediasi sengketa Stadion Mattoangin yang dilakukan oleh Polrestabes Makassar antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan pihak Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS), Jumat (17/1/2020), batal digelar.
Pasalnya, mediasi yang dijadwalkan pukul 09.00 WITA di aula Polrestabes Makassar, tidak dihadiri Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel. Padahal sebelumnya direncanakan bakal hadir.
Namun Kasi Hukum Biro Hukum dan Setda Pemprov Sulsel Mauliadi Rauf membantah pihaknya tidak memenuhi undangan tersebut. Ia mengaku hadir di Polrestabes tetapi tidak masuk di aula.
“Kami datang, tapi tidak masuk ke ruangan tapi kami ada di ruangannya Kabag Ops,” katanya.
Alasan Mauliadi, ia merujuk dari hasil rapat dengar pendapat (RDP) yang diselenggarakan Kamis (16/1/2020) di DPRD Sulsel. Menurut Mauliadinya, hasil keputusan RDP, pertemuan antara Pemprov dan YOSS tak dapat digelar sebelum suasana menjadi tenang.
Menurut Mauliadi, keputusan ini pun sudah diketahui oleh pihak YOSS. Ia mengatakan dalam situasi yang masih panas ini, siapapun yang berbicara bakal menimbulkan kesalahan persepsi.
Apalagi, kata Mauliadi, DPRD juga punya niat untuk mempertemukan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dengan pihak YOSS yang mengaku sebagai ahli waris dari Stadion kandang PSM Makassar tersebut.
“Tunggu dulu dari DPR. Dia juga mau memediasi. Kalau perlu status quo dulu. Kalau DPR mampu mempertemukan gubernur dan YOSS kita doakan bersama. Mudah-mudahan ada jalan keluar,” kata Mauliadi.
Sebelumnya diberitakan bentrokan terjadi antara Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) dengan sejumlah massa saat hendak menertibkan Stadion Mattoanging, Makassar, Rabu (15/1/2020) pagi.
Kericuhan tak dapat terhindarkan saat petugas Satpol PP hendak membuka pintu masuk sebelah barat Stadion Mattoanging.
Massa yang ada di dalam halaman stadion langsung melemparkan batu, busur, serta bom molotov karena tak ingin petugas Satpol PP melakukan penertiban.
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, pihaknya akan memediasi pihak YOSS dengan Pemprov Sulawesi Selatan terkait sengketa lahan stadion di Polrestabes, Jumat (17/1/2020) mendatang.
Untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, Yudhiawan mengaku telah memerintahkan aparat kepolisian untuk berjaga di sekitar stadion Mattoanging.
Ada sekitar 170 aparat dari Polrestabes dan Brimob Polda Sulsel yang kini masih berjaga di lokasi sengketa.
“Kita carikan solusi yang terbaik yang otomatis bisa berlandaskan hukum juga. Nanti siapa yang berhak mengelola ini selanjutnya. Enggak usah dijaga polisi cuma dua hari saja kok. Karena yang akan hadir sendiri Pak Sekda dari Pemprov,” kata Yudhiawan saat diwawancara wartawan. (riel)





