Direktur BPJS Makassar : Tunggakan BPJS Rp 1,9 M

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Direktur BPJS Cabang Makassar Greisthy menyebut ada sekitar 169 perusahaan di Makassar yang menunggak  iuran BPJS.

Tunggakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang harus diselesaikan tersebut sekitar Rp 1,9 Miliar lebih.

“Kalau yang tertunggak jumlahnya 1,9 M se-kantor cabang Makassar dengan entitas yang menunggak 169 badan usaha,” ungkap Greisthy, Selasa (21/1/2020).

Untuk itu, pihak BPJS kota Makassar tengah menyikapi secara serius terkait banyaknya perusahaan yang mendaftarkan karyawannya pada BPJS kesehatan.

“Setelah kegiatan ini kami akan melakukan pendekatan kembali. Tetapi kami akan memanggil semua perusahaan ini untuk kami minta bagaimana tindak lanjut kedepan untuk kami laporkan di komisi D DPRD Makassar,” ujarnya.

Selain itu kata Greisthy, dari 169 badan usaha yang tidak patuh itu didapati dengan alasan yang beragam.

“Alasan mereka beragam kenapa sampai belum mendaftarkan perusahaan dan tenaga kerjanya. Pertama tentu gaji, jangankan mereka mau bayar iuran JKN, gaji saja seperti masih kurang,” ungkapnya.

Greisthy mengaku heran sebab mereka juga mendaftar BPJS tenaga kerja.

“Harusnya kalau ketika ingin memberikan jaminan lewat BPJS tenaga kerjaan mereka juga harus tentunya jaminan lewat BPJS Kesehatan,” sebutnya.

Selain itu, pasca pemanggilan oleh komisi D DPRD Makassar pada Senin (20/1/2020) kemarin, BPJS berjanji untuk segera tmenindak lanjuti.

“Segera kami akan tindak lanjuti dan waktu dua minggu itu sangat cukup,” katanya.(andi/riel

Pos terkait