INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Manajemen PSM Makassar memperkenalkan pelatih barunya, Bojan Hodak, Senin (6/1/2020) di Hotel Aryaduta. Kepada awak media eka pelatih Timnas U-19 ini menjanjikan prestasi buat PSM.
Hal itu ditegaskan pelatih berusia 48 tahun itu. Tapi, ia juga menegaskan itu bisa tercapai asal semua proses dijalankan dengan sikap profesional.
Mantan CEO Penang FA ini mengaku mendengar kabar sejumlah masalah internal yang melanda musim lalu. Dimana akibat masalah ini, pencapaian PSM di Liga 1 terbilang minor meski berhasil meraih trofi juara Piala Indonesia. Satu diantaranya, tak pernah sekalipun menang pada laga tandang.
“Tentu, untuk menyelesaikannya, saya harus mencari dulu akar masalahnya. Kalau menyangkut mental pemain, tugas saya adalah mensupport pemain. Karena mereka sendiri yang bisa menyelesaikannya. Kalau menyangkut non teknis, itu urusan manajemen,” tegas Bojan.
Itulah mengapa Bojan berharap manajemen dan asistennya aktif membantunya. Dilain pihak, Hodak menegaskan, ia tidak melihat status pemain sebagai acuan untuk menentukan siapa yang tampil pada musim depan.
“Tidak ada istilah pemain muda atau tua dalam kamus kepelatihan saya. Kalau dia sudah menjadi bagian dalam tim, maka harus bersaing untuk mendapatkan menit bermain. Kalau tetap gagal, pemain itu harus bersiap-siap pindah ke klub lain,” tegas Hodak.
Ia mengungkapkan PSM harus bekerja keras untuk menatap persaingan musim depan. Dimana pada sepanjang musim ini, PSM bisa saja bermain lebih dari 60 partai.
“PSM akan bermain di Liga 1, Piala AFC dan Piala Indonesia. Belum lagi mengikuti turnamen pra musim seperti Piala Presiden,” terang Bodak.
Dalam menangani PSM, Hodak bakal ditopang tiga asisten plus satu pelatih kiper. Mereka adalah Herrie Setiawan, Syafril Usman dan Bahar Muharram. Sementara mantan penjaga gawang timnas dan PSM, Hendro Kartiko menjadi pelatih kiper.
Pada kesempatan sama, Hodak juga mengungkapkan alasannya menerima tawaran manajemen PSM.
“Menjadi pelatih PSM adalah sebuah tantangan. Kebetulan saya sedang mencari klub selepas timnas Malaysia U-19. Dan PSM memenuhi kriteria saya. Karena saya hanya ingin melatih klub besar di Liga 1 Indonesia,” tegas Hodak.(riel)





