Legislator Muda Ini Rancang Perda Advokasi Perlindungan Guru

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar dari Partai PDI Perjuangan, Al Hidayat Syamsu tengah menggarap dan merancang Peraturan Daerah (Perda) tentang Advokasi Perlindungan Guru di kota Makassar.

Pasalnya, menurut anggota komisi D DPRD Makassar ini, Undang-Undang (UU) tentang Perlindungan Guru dan Dosen kini telah dilampaui dengan UU tentang Hak Asasi Manusia (HAM), sehingga guru dengan mudahnya harus berurusan dengan hukum.

Bacaan Lainnya

“Ada UU Perlindungan Guru dan Dosen, tetapi masyarakat sekarang, lebih kepada HAM perlindungan anak, kemudian melampaui UU Perlindungan guru dan dosen. Sekarang ini kita memikirkan solusi dengan membuat Perda untuk advokasi perlindungan guru,” ujar Al Hidayat ke wartawan INFOSULSEL.COM, Rabu (5/2/2020).

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) II meliputi kecamatan Tamalanrea dan Biringkaya kota Makassar ini menegaskan, pihak orang tua harus memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada guru dan kepala sekolah saat berada di sekolah.

“Harapan saya kepada orang tua siswa juga bagaimana memberikan kepercayaan 100 persen kepada guru dan kepala sekolah saat jam belajar. Sama persis orang tua saat di rumah,’  terang Dayat, sapaanya.

Dorongan ini kata legislayor termuda d DPRD Kota Makassar ini,  berhubungan dengan dorongan dalam meningkatkan kualitas mengajar seorang guru. Olehnya itu, kedepannya rancangan Perda ini dapat didukung oleh pmerintah kota maupun masyarakat kota Makassar pada umumnya.

“Bagaimana guru bisa mengajar secara bijak dan Arif tetapi, kemudian kesehatannya belum baik, makanya kita harus pikirkan itu dan advokasi dengan guru dan dosen,” pungkas alumni Universitas Negeri Makassar itu. (andi/riel)

Pos terkait