RTQ Akhirnya Dilantik Juga Jadi Wakil Rakyat

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Meski masih bersatus tahanan, Rachmat Taqwa Qurais (RTQ) akhirnya dilantik juga menjadi anggota DPRD Kota Makassar. Legislator PPP dari Dapil 2 Makassar itu dikantik di Ruang Paripurna Lantai III DPRD Makassar, Jl. AP. Pettarani, Jum’at (14/2/2020) pagi.

RTQ dilantik berdasarkan  Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan pada September 2019 lalu. Ia masuk dalam daftar 50 caleg terpilih hasil Pileg April 2019 yang diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Makassar. Namun pada pelantikan 9 September 2019 lalu, Rahmat batal dilantik karena kesandung kasus narkoba. Atas perbuatannya Rahmat Taqwa divonis 9 bulan oleh PN Makassar.

Selain itu, pelantikan Rachmat berdasarkan surat rekomendasi DPC PPP Makassar yang diketuai Busranuddin Baso Tika (BBT) ini masih memberikan ruang dan mandat kepada yang bersangkutan.

Padahal, Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar Rahmat ini masih menjalani proses penahanan.

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mengatakan, terkait pelantikan tersebut, pihak DPRD Makassar telah menjalankan sesuai konstitusi yang berlaku.

“Dia sudah punya SK dari Gubernur berdasarkan putusan KPU kota Makassar. Karena secara hukum DPRD harus melantik. Dan itu sudah kami sikapi dengan pelantikan dan sumpah jabatan Rachmat Taqwa,” ujar Rudi kepada wartawan, Jum’at (14/2/2020).

“Kami di DPRD hanya on the track jalan sesuai hukum saja, karena yang bersangkutan sudah mengantongi SK, kemudian SK itu tidak pernah dibatalkan, maka dia punya hak untuk dilantik,” tambah Rudi.

Sebelum dikantik berbagai elemen masyarakat menentang pelantikan RTQ.  Bahkan sehari sebelumnya aksi proses dilakukan Gerakan Mahasiswa (Gema) Garda Nusantara kota Makassar, yang berunjuk rasa di depan kantor DPRD Makassar.

Bahkan, saat dilakukan pelantikan  Gema Garda Nusantara ini kembali turun melakukan aksi.

“Rachmat Taqwa adala seorang pengguna narkotika. Seharusnya kader partai yang melalukan tindakan kriminal maka partai tersebut wajib  memecat kadernya,” tegas Wakil Ketua, Gema Garda Nusantara Amar Fachraby.

Amar juga menyaesalkan sikap Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Makassar yang mengakomodir pelantikan Rachmat Taqwa.

“Ironis. Padahal kita tahu, tidak ada boleh kebal hukum. Rachmat, belum selesai masa tahanan namun telah dilakukan pelantikan,” cetus Amar.

Menanggapi hal tersebut, Rudiyanto Lallo menimpal aksi tersebut, menurutnya merupakan dinamika politik yang dimana terdapat pro dan kontra.

“Itu biasa. Itulah dinamika pasti ada pro kontra. Tetapi kami di DPR tentu harus menghormati putusan partai yang bersangkutan,” katanya.(andi/riel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan