Covid-19 Makin Merambah, Tahapan Pilkada di Sulsel Tetap Berjalan

infosulsel.com
Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 tetap berjalan sebagaimama mestinya. Proses demi proses dilakukan meskipun Corona Virus Desease (Covid-19) makin merambah ke mana-mana.

Banyak kegiatan dan lembaga pemerintahan telah meliburkan dan menghentikan sementara aktivitas sebagai upaya pencegahan dan penanganan virus mematikan itu, namun tidak demikian untuk Pilkada Serentak 2020.

Bacaan Lainnya

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel Saiful Jihad mengatakan, seluruh tahapan Pilkada masih berjalan sesuai dengan jadwal.

“Sampai saat ini tahapan Pilkada tetap berjalan sesuai jadwal. Saat ini sedang berlangsung pelantikan Pengawas Kelurahan/desa, sampai tanggal 19 Maret. Selain itu proses pengawasan rekrutmen PPS untuk penyelenggara teknis di tingkat kelurahan/desa juga lagi berlangsung,” ungkap Saiful Jihad, Senin (16/3/2020).

Demikian halnya dengan Pengawasan verifikasi administrasi untuk dukungan calon perseorangan di Maros dan Selayar, tetap menjadi salah satu fokus pengawasan Bawaslu,” tambah Saiful Jihad.

Meski demikian, Koordinator Bidang Hubungan antar Lembaga dan Hubungan Masyarakat ini tidak menampik bahwa pihaknya tetap saja berhati-hati dalam menggelar agenda yang mengumpulkan banyak orang.

“Memang, dalam agenda tahapan di atas, kemungkinan untuk berkumpul banyak orang, beraktifitas di luar rumah, berinteraksi dengan berbagai kalangan tidak bisa dihindari,” tutur Saiful Jihad.

Seruan dari Presiden RI dan perintah Daerah maupun pimpinan instansi vertikal seperti Bawaslu disebutkan Saiful Jihad, belum bisa menjadi alasan untuk menunda tahapan Pilkada.

Bawaslu sendiri baru sebatas membatasi kegiatan rapat, rakor, bimtek, yang melibatkan banyak orang. Tetapi sekali lagi pembatasan ini mesti dilihat kasusnya. Pelantikan Pengawas Kelurahan/Desa, yang dijadwalkan sampai tanggal 19 Maret, tentu tidak bisa dihindari berkumpulnya banyak orang,” tegas Saiful Jihad.

Bahkan katanya, juga perlu difikirkan, setelah mereka dilantik, bimbingan teknis sebagai bekal untuk melaksanakan tugas mesti diberikan kepada Ad Hoc tersebut.

“Tentu kami juga berharap, tugas-tugas berkaitan dengan pengawasan Pilkada ini mesti menjadi perhatian dan pertimbangan dalam menyikapi makin merebaknya penularan virus Corona,” sebut Saiful Jihad.

“Kita tentu tidak menginginkan Bawaslu dan jajaran Pengawas sampai ke tingkat bawah bekerja dengan resiko penularan penyakit, tetapi di sisi lain, jika kebijakan untuk mengundurkan waktu dan tahapan Pilkada serentak tidak ada, maka tentu kami semua akan selalu mengedepankan tugas dan tanggung jawab untuk mengawal setiap proses dari tahapan Pilkada yang ada,” tutup Saiful Jihad.

(gun)

red: gun

Pos terkait