INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Dinas Sosial Kota Makassar sampai Ahad (25/4/2020) pagi telah menyalurkan 2.573 paket sembako kapada masyarakat tedampak Covid-19 di 19 kelurahan yang tersebar pada sembilan kecamatan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Makassar Mukhtar Tahir saat dihubungi INFOSULSEL.COM, Ahad (26/4/2020).
‘’Hari ini kami akan distribusikan kembali bantuan sosial tersebut kepada masyarakat terdampak Covid-19. Kita usahakan bisa segera selesai dan bisa menjangkau semuanya,” jelas Utta, sapaannya.
Untuk 2.573 paket sembako yang telah tersalur rinciannya masing-masing, kecamatan Rappocini 584 paket yang baru terbagi di tiga kelurahan.
Ketiga kelurahan dimaksud yakni kelurahan Karunrung, 171 paket, Kelurahan Mappala 271 paket dan Kelurahan tidung 142 paket. Totalnya 584 paket.
Berikut kecamatan Manggala 366 paket, terbagi di dua kelurahan yakni Bitoa 173 paket dan kelurahan Bangkala 163 paket. Begitu juga di kecamatan Bontoala. Baru dua kelurahan yang menerima yakni kelurahan Timongan Lompoa 108 paket dan Malimongan Baru 104 paket. Total 212 paket.
Sedangkan di Kecamatan Tallo baru 71 paket untuk satu kelurahan yakni kelurahan Ujung Pandang Baru. Lain halnya di kecamatan Biringkanayya. Di kecamatan ini sudah 390 paket sudah terbagi di tiga kelurahan. Masing-masing kelurahan Berua 127 paket, kelurahan Katimbang 137 paket dan kelurahan Pacerakkang 126.
Untuk kecamatan Makassar juga baru 180 paket tersebar di dua kelurahan, Barabarayya Timur (Bartim) 90 paket dan Barabarayya Selatan (Barsel) 90 paket.
Berikutnya kecamatan Mariso 266 paket yang hanya diberikan ke satu kelurahan yakni Bontorannu. Berbeda dengan kecamatan Tamalate. Ada 450 paket sudah terbagi di empat kelurahan. Masing-masing kelurahan Manuruki 102 paket, Jongaya 130 paket, Tanjung Merdeka 89 paket dan Pabaeng–baeng 129 paket. Sementara untuk kecamatan Ujungtanah Dinsos baru memberikan 84 paket yang diambil dari gudang Bulog.
Pemkot Makassar hanya meyediakan 60 ribu paket bagi masyarakat terdampak covid-19. Sangat jauh dari nilai anggaran yang digelontorkan untuk penanggulangan dan penanganan Covid-19 yang nilainya sekitar Rp 600-an miliar.
Dana tersebut diantaranya berasal dari dana BTT Rp 30 miliar, Rp 143 miliar dana silpa Rp 240 miliar dari alokasi recofusing dana OPD dan sisanya lagi ada anggaran tambahan Rp 69 miliar.
Hal tersebut dijelaskan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali pada teleconference virtual melalui aplikasi zoom, Sabtu (24/4/2020) petang.
Hal senda dijelaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD, Andi Rahmat Mappatoba kepada INFOSULSEL.COM belum lama ini. Menurut dia anggaran tersebut merujuk surat edaran Mendagri RI, terkait kesiap-siagaan covid akan berlangsung hingga Oktober 2020.
”Dengan begitu Pemkot Makassar akan gelontorkan anggaran sampai ratusan miliar khusus menangani covid-19 ini sampai Oktober 2020,” jelas Rahmat.(riel)





