INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Jumlah pasien positif virus corona atau COVID-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus bertambah. Berdasarkan data pantauan pada situs resmi Sulsel tanggap Covid-19 sampai Pukul 20:47 WITA, Sabtu (11/4/2020) tercatat 178 kasus positif Corona. Ada penambahan 10 kasus baru dari yang sebelumnya pada Jumat (10/4/2020) kemarin hanya 168.
Sementara untuk warga berstatus orang dalam pengawasan (ODP) juga bertambah 69 orang dari 2.581 menjadi 2.650. Begitu juga dengan Pasien berstatus Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 383.
Jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 di Sulsel sudah menyebar ke 11 kabupaten dan kota. Makassar menjadi daerah terbesar penderita positif corona dengan 118 kasus disusul Kabupaten Gowa dan Maros yang sama-sama 18 kasus. Sementara Sidrap juga bertambah menjadi 13 kasus.
Daerah lainnya yakni Pinrang 3 kasus, Enrekang dan Takalar masing-masing 2 kasus. Sementara empat daerah lainnya yakni Luwu Timur, Luwu, Bulukumba dan Pangkep sama-sama 1 kasus.
Bertambahnya jumlah pasien positif corona yang mencapai 178 kasus itu, membawa Sulsel menempati urutan kelima secara nasional. Di urutan pertama ada DKI Jakarta lalu, Jawa Barat disusul Jawa Timur, Banten, dan Sulsel menggeser Jawa Tengah.
Sejauh ini, di Indonesia sudah tercatat 3.842 kasus positif, dengan penambahan 330 kasus selama 24 jam terakhir. Dari akumulasi kasus, sebanyak 327 pasien meninggal, 286 orang sembuh, dan 3.229 masih dalam perawatan.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku telah mengambil kebijakan sebagai bentuk intervensi terhadpa penyebaran virus corona di daerahnya. Dia menginstruksikan semua daerah menerapkan sistem pembatasan sosial berskala kecil (PSBK).
“Tema kita ini tidak lagi menyarankan, mengimbau, tapi kita sudah harus intervensi tingkat tinggi. PSBK ini yang mau kita lalukan,” kata Nurdin di Makassar, Sabtu (11/4/2020).(riel)





