Tepat Hardiknas, Dzikir dan Doa Bersama Sambut Penerimaan Maba UMI 2020

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAMASSAR – Universitas Muslim Indonesia Indonesia (UMI) resmi membuka pendaftaran penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021.

Acara lauching ini dikemas agar lebih berkah dengan bertepatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Sabtu (2/4/2020).

Muat Lebih

Penerimaan Camaba 2020 UMI ini diresmikan oleh Rektor UMI Prof Dr H Basri Modding SE MSi di Lantai 10 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Kota Makassar. Masa pendaftaran Camaba UMI akan berlangsung sejak 2 Mei hingga 12 Juli 2020 mendatang.

Seperti biasa, sebelum penerimaan Camaba diresmikan, UMI selalu memulai dengan dzikir dan doa bersama, serta shalat duha. Doa dan dzikir yang diikuti oleh pejabat tinggi civitas akademika UMI ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor IV UMI Dr KH Zain Irwanto MA.

Doa dan dzikir Bersama ini juga diikuti sebagian pejabat UMI lewat aplikasi video teleconference. Meski dizikir yang berlangsung dengaan SOP penanguunalangan Covid-19, acara tersebut berlangsung khidmat.

“Dengan mengucapkan basmallah, penerimaan maba UMI tahun akademik 2020/2021 dimulai,” kata Prof Basri Modding diikuti memencet tombol untuk menampilkan video tutorial pendaftaran Camaba UMI di layar.

Guru Besar Fakultas Ekonomi UMI ini menyebutkan, dirinya optimis bahwa UMI mampu melewati masa sulit kali ini. Situasi saat ini diakui Prof Basri Modding, semua elemen UMI harus menguatkan kekuatan berjamaah agar penerimaan Maba UMI 2020 bisa maksimal.

“Hari ini bertepataan dengan dua mei pertanda kita mulai menerimma mahasiswa baru, kita tandai dngan dzikir dan doa Bersama serta shalat duha. Kita berdoa lebih khusus untuk kemajuan UMI ke depan,” tutur Prof Basri Modding.

Terpantau, dzkir tersebut juga dihadiri oleh Ketua Ketua Yayasan Wakaf UMI H.M. Mokhtar Noer Jaya dan Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Prof Mansyur Ramli, serta sederet pejabat tinggi Yayasan Wakaf UMI.

Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr KH Mansyur Ramli SE MSi mengatakan, UMI adalah perguruan tinggi yang telah berpengalaman menghadapi berbagai polemik sedari dulu, sehingga UMI sudah sangat bijak bersikap di setiap problema dan ujian kehidupan, termasuk saat ini. Hasilnya, UMI setiap tahunnya selalu memproduksi manusia unggul di bidangnya masing-masing.

“Bahwa UMI bukan hanya menghasilkan manusia dengan intelektual tapi juga dengan pendidikan amal yang baik sehingga UMI menciptakan manusia yang kongkrit dan unggul,” ungkap Prof Mansyur Ramli.

“Dzikir dan Doa Bersama Penerimaan Maba UMI 2020, Saya selalu percaaya bahwa kita semua mampu melewati masa ini,” sambung Prof Mansyur Ramli.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf UMI, Mokhtar Noer Jaya mengaku, berbangga atas komitmen seluruh elemen di UMI yang selalu mengandalkan kekuatan jamaah.

“Kita solid membangun membangun jemaaah di tengah situasi saat ini , tapi yang paling penting ibadah amal shaleh tidak boleh putus,” tutur Mokhtar Noer Jaya.

“Dan saya melihat kebersamaan jamaah kita tetap terjalin dan terjaga dan insha allah berkah Allah swt akan trurun ke UMI,” tutup Mokhtar Noer Jaya.

red: gun

Pos terkait