Kapal Penambang Pasir Dihadang Ratusan Nelayan Kepulauan Sangkarrang

Ratusan nelayan menghadang kapal penambang pasir milik Royal Boskalis Westmins asal Belanda di perairan sekitar kepulauan Kodingareng kecamatan Kepulauan Sangkarrang.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Video ratusan nelayan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Nelayan Kepulauan Sangkarrang yang menghadang kapal penambang penyedot pasir di sekitar pulau Kodingareng, Perairan Makassar, beredar di media sosial. Penyedotan pasir itu dilakukan oleh PT Boskalis.

Penghadangan itu dilakukan menggunakan perahu kapal kecil sebagai bentuk protes warga pada Ahad (28/6/2020) lalu. Nelayan sadar, bahwa pengerukan ini akan mengancam sumber penghidupan masyarakat di sekitaran pulau tersebut.

Selain melakukan penghadangan di tengah laut, ratusan nelayan Kepulauan Supermode bersama Pemuda KNPI Kec. Sangkarrang,  juga melakukan orasi di atas perahu jenis Katinting atau Jolloro.

Mereka mengancam akan kembali melakukan aksi surupa jika kapal penambang pasir milik Royal Boskalis Westmins asal Belanda itu tetap melakukan penambang dan reklamasi.

“Ini adalah aksi gerakan masyarakat khususnya nelayan Kepulauan Kodingareng. Dengan adanya penambang pasir yang dilakukan oleh PT Boskalis di wilayah tempat pencarian sumber kehidupan masyarakat Kodingareng,” kata salah satu nelayan di video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp (WA) itu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sulsel, Al Amin mengatakan, aksi yang dilakukan para nelayan itu adalah bentuk protes terhadap aktivitas penambangan pasir.

Sebab, kata dia,  aktivitas pengerukan pasir di sekitar pulau itu mengusik aktivitas nelayan dalam mencari ikan.

“Hasil tangkapan nelayan kian menurun karena adanya aktivitas penambang pasir,” singkat Al Amin.

Pos terkait