Kita pastikan dulu untuk mencukupkan kuota sebagai persyaratan untuk maju di Pilwali,” tegasnya.
Ia optimis semua bisa dilakukan dan berharap penyerahannya sesuai jadwal usai Idul Adha.
Sebelumnya, Ketua DPW PPP Sulsel, Muh Aras memastikan partainya akan merapat ke pasangan APPI-ARB.
“Kami pastikan (APPI-ARB). Soal rekomendasi atau B1-KWK, itu urusan DPP,” ucapnya, Ahad (26/7/2020).
Aras mengakui sejak awal APPI-ARB adalah pasangan calon yang paling intens berkomunikasi dengan PPP. Karena itu sejak awal pula PPP lebih condong pasangan ini.
Meski demikian, yang menjadi catatan dari PPP adalah terkait koalisi partai pengusung untuk mencukupkan 10 kursi sebagai persyaratan pendaftaran di KPU.
“PPP hanya 5 kursi. Kalau cukup 10, kami akan deklarasi paling pertama. Kita tunggu saja dari DPP. Sejauh ini memang belum (ada surat resmi),” ungkap dia.
Sementara, Sekertaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, mengatakan keputusan mengusung APPI-ARB sudah final. Ia bahkan menegaskan Demokrat kembali siap akan memenangkan jagoannya seperti pada Pilwali Makassar sebelumnya.
“Dari DPC sudah memberi usulan yang mengerucut ke Appi-ARB. Begitu juga DPD. Makanya kita akan langsung memberikan surat keputusan rekomendasi kepada pasangan tersebut,” kata Kamhar kepada infosulsel melalui sambung telepon, Ahad (26/7/2020). (andi/riel)





