Mendengar hal tersebut, Kepala Negara mengajak para pelaku usaha mikro dan kecil, serta seluruh pihak, untuk tidak berputus asa. Bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta yang diterima oleh masing-masing penerima tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka untuk kembali melanjutkan aktivitas ekonominya.
“Semoga ini bisa membantu Bapak/Ibu untuk menambah modal kerja yang dimiliki,” kata Presiden.
Selain itu, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19, Kepala Negara mengajak para pelaku usaha yang hadir untuk turut menyosialisasikan sekaligus menerapkan protokol kesehatan di lingkungan terdekat mereka. Sebab saat ini pandemi yang telah melanda di setidaknya 215 negara di dunia tersebut belum berakhir.
“Saya titip juga kepada Bapak/Ibu sekalian kepada lingkungannya diajak untuk memakai masker, mencuci tangan setelah kegiatan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, menghindari pertemuan-pertemuan banyak orang karena memang pandemi ini belum berakhir,” tuturnya.
Untuk diketahui, pada bulan Agustus mendatang, bantuan modal kerja serupa yang diterima oleh 65 pelaku usaha mikro dan kecil tersebut juga akan diberikan bagi setidaknya 12 juta pelaku UMKM untuk dapat membantu mengurangi beban akibat pandemi. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp381 miliar untuk kebutuhan tersebut.
Turut hadir dalam acara penyerahan bantuan modal kerja tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.(riel)





