Sudah 36 Korban Ditemukan, 14.483 Jiwa Mengungsi

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —Pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dilakukan. Hingga Jumat (17/7/2020) Basarnas mencatat sudah 36 korban ditemukan meninggal dunia dan 16 lainnya masih dalam proses pencarian. Selain itu ada 3.000 lebih keluarga atau 14.483 jiwa mengungsi di beberapa tempat.

“Pencarian dan evakuasi korban yang masih hilang terus diupayakan. Tim SAR Gabungan di bawah komando Basarnas menerjunkan 539 dari total potensi 1.001 personel,’’ jelas kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan  BNPB Raditya Jati, dalam siaran pers, Jumat (17/7/2020).

Raditya mengatakan, data Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Jumat (17/7/2020), pukul 17.30 WITA, sebanyak 3.627 KK atau 14.483 jiwa mengungsi di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sabbang, Baebunta dan Masamba.

Jumlah penyintas ini belum termasuk mereka yang mengungsi di wilayah Kecamatan Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Luwu Utara setempat masih melakukan pendataan di lapangan,” ujar Raditya.

Pemerintah daerah dibantu mitra terkait lainnya, seperti Palang Merah Indonesia (PMI) masih terus melakukan penanganan darurat terhadap warga yang mengungsi. Sebagian mereka berada di enam pos komando taktis di Radda, Masamba, Bone, Bone Tua dan Kantor Bupati Luwu Utara.

Pos terkait