Kasus Pernikahan Dini dan Kekerasan Seksual Anak Masih Marak di Makassar

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Kasus kekerasan seksual dan pernikahan dini yang mengorbankan anak di bawah umur masih marak terjadi di Makassar. Setidaknya hingga Agustus 2020 ada 175 kasus. Sekitar 50-an di diantaranya korbannya anak di bawah umur.

“Dari.175 kasus, 50 kasus diantaranya itu pernikahan anak di bawah umur. Itu belum masuk data dari Polsek. Biasanya di akhir tahun jumlahnya melonjak sampai 1000 kasus.”

Bacaan Lainnya

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2A)
Kota Makassar, Tenri A Palallo saat tampil sebagai pembicara pada acara sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2018, tentang perlindungan anak di Hotel Imawan, Jalan Pengayoman, Kota Makassar, Jumat (28/8/2020).

Sosper ini digelar oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
(DPRD) Kota Makassar Adi Rasyid Ali. Selain Tenri, narasumber lainnya yakni Direktur LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), Rosmiati Sain.

Mantan wartawan ini berharap semoga kasus pernikahan dini dan kasus kekerasan seksual yang melibatkan anak di Makassar bisa menurun.

Adi Rasyid Ali mengakui kasus kekerasan terhadap anak asih banyak terjadi di Sulawesi Selatan khususnya di Makassar. Yang anyar ARA, sapaanya menyebut kasus
yang terjadi di Luwu Timur dimana anak di bawah umur dicekokin minuman keras. Kasus ini sempat viral di dunia maya.

“Ada 10 hak anak yang diatur dalam Perda Kota Makassar No. 5 Tahun 2018. Ini sangat perlu dipahami oleh masyarakat. Salah satunya kekerasan seksual. Dari dulu, hingga sekarang hal itu menjadi masalah di kehidupan sosial,” ungkapnya.

Di depan sekitar 100-an peserta yang mayoritas dihadiri ibu rumah tangga ARA berpesan untuk setiap saat menjaga dan mengawasi anak utamanya anak di bawah umur.

“Bangsa yang kuat, bangsa yang hebat dilihat dari perkembangan anak-anak. Kalau orang tua tidak bisa menjaga anaknya, tidak mampu memberikan pendidikan yang baik, tidak memberikan idukasi mau apa bangsa kita. 10, 15 tahun kedepan, 20 tahun kedepan, mereka yang akan memimpin bangsa ini nantinya. Oleh karena itu mari jjaga anak-anak kita,” tegas Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar, ini.(san/riel)

Pos terkait