Bagi banyak pihak, Pilkada Makassar hanya identik dengan dua pasangan calon yakni APPI-Rahman dan Danny-Fatma. Sebab dari hasil survei sejumlah lembaga survei, elektabilitas kedua pasangan ini saling kejar mengejar. Bahkan PT Indeks Politica Indonesia (IPI) merilis hasil survei yang dilakukan pada Agustus 2020 lalu menyerbut elaktabilitas ADAMA terus tergerus. Sebaliknya APPI-Rahman terus mengalami tren yang positif.
Selain soal elektabilitas, pencabutan nomor urut pun kedua pasangan ini saling kejar-mengejar. Bahkan bergantian nomor urut. Tengok saja pada Pilwali 2018 lalu. Saat itu Danny Pomanto mendapat nomor urut 2, sementara APPI-Cicu mendapat nomor urut 1.
Di pencabutan nomor urut Pilwali 2020 kedua pasangan ini berganti nomor urut. Kini APPI-Rahman jadi pemilik nomor urut 2. Sedangkan Danny-Fatma jadi pemilik nomor urut 1.
Akan halnya dua pasangan lainnya yakni Syamu Rizal-Fadli Ananda (DILAN) dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun (IMUN) masing-masing mencabut nomor urut 3 dan 4.
Lalu siapa pemenang hasil Pilwali Kota Makassar 9 Desember 2020 nanti? Menarik ditunggu. Yang pasti, kata sejumlah pengamat dan hasil survey, pasangan APPI-Rahman dan ADAMA saling mengejar.(sri sy)





