Kapolda Sulsel Kepada Maba UMI; Mahasiswa Wajib Kritis

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Drs Merdisyam MSi menjadi tamu dalam pekan pesantren Virtual Mahasiswa Baru (Maba) gelombang ke-6 di Masjid Umar Bin Khatab Kampus II, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (14/9/2020).

Mengawali sambutannya, Merdisyam banyak bercerita terkait kekagumannya terhadap UMI. Ia mengakui, sebagai kampus terkemuka di luar pulau Jawa, UMI telah banyak memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan dan dakwah di Sulsel bahkan di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Di masa keemasan Indonesia tahun 2045, saya yakin akan ada alumni UMI yang menjadi pemimpin besar di negeri ini. Kita harus jujur bahwa UMI adalah kampus tertua dan terkemuka, bahkan kalau tidak salah, UMI adalah ibu kandung dari UIN Alauddin Makassar,” ungkap Merdisyam dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (15/9/2020).

“Saya barusan mendapati, kegiatan penyambutan maba secara virtual seperti ini. Ini hal yang luar biasa, berbeda dengan kampus lain,” sambung Merdisyam.

Merdisyam juga tidak lupa untuk memotivasi mahasiswa baru UMI. Menurutnya, sebagai mahasiswa, wajib hukumnya bersikap kritis atas situasi sosial, serta adaptif terhadap kemajuan, khususnya teknologi.

“Kuasasi teknologi. Mahasiswa itu harus menjadi motivator sekaligus, katalisastor di tengah masyarakat. Apalagi di situasi saat ini Covid-19, mahasiswa harus memberikan solusi yang solutif bagi kebuntuan sosial,” paparnya.

Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H Basri Modding SE, MSi mengatakan, meski di tengah gempuran Covid-19, UMI tetap konsisten menggelar tradisi UMI dalam penyembutan Maba yakni dengan pekan pesantren, bedanya kali ini digelar dengan virtual.

“Pak Kapolda, kegiatan pekan pesantren ini merupakan tradisi UMI dalam menyambut mahasiswa baru. Jadi setiap tahun digelar seperti ini. Hanya saja karena situasi Covid sehingga kemasannya secara virtual,” papar Prof Basri Modding.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UMI ini menyebutkan, UMI adalah perguruan tinggi di posisi 64 secara nasional dari ribuan perguruan tinggi yang mengikuti klaterisasi PT tahun 2020.

“Sekali lagi saya tegaskan bahwa UMI adalah perguan tinggi yang berada di urutan 64 secara nasional dadi ribuan perguruan tinggi se-Indonesia. Ini artinya, dari daftar PTS di luar pulau Jawa, UMI yang teratas,” sebut Prof Basri Modding.

Pos terkait