Koni Sulsel Jadwalkan Test Fisik dan Rapid Test Seluruh Atlet PON dan Pelatih

Dua atlet tinju PON Sulsel, Jhon Yambe dan Holy Masihor berlatih di Pantai Tanjung Bayam dibawah bimbngan pelatih Dufri Masihor, mantan atlet tinju Indonesia dan Sulsel peraih medali emas PON dan Seagames.(IST)

KONI Sulsel menyiapkan sekitar 1000 alat rapid test lengkap dengan surat keterangan hasil test serta dua ruangan untuk areal pemeriksaan. Rapid test ini bantuan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdulllah yang bertanggung jawab memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

”Untuk mengantisipasi penumpukan saat pelaksanaan rapid, atlet akan dibagi berdasarkan cabor dan mengatur jadwal waktu berdasarkan jam. Rapid test ini hanya screening untuk mendeteksi hasil yang reaktif dan non reaktif. Bagi atlet yang sudah memiliki hasil rapid test, KONI Sulsel tetap menghargai hasil rapid tersebut sepanjang masih berlaku selama masa 14 hari,” papar Addien.

Bacaan Lainnya

Sementara itu Prof DR Ihsan menambahkan test fisik ini untuk mengukur unsur-unsur gerak fisik meliputi fisik umum seperti kekuatan, daya tahan dan kecepatan.

“Selain itu juga untuk mengetahui fisik khusus seperti stamina, kordinasi, ketepatan dan keseimbangan. Meski atlet selama ini melakukan latihan secara mandiri, namun KONI Sulsel tetap melakukan pemantauan dan monitoring setiap perkembangan fisik seluruh atlet,” jelas Ihsan.

Ia menambahkan  hasil test fisik akan menjadi bahan evaluasi KONI untuk melakukan perbaikan bila terdapat kekurangan dalam mempersiapkan atlet menghadapi PON Papua tahun 2021 mendatang.(riel)

https://youtu.be/YbVu45v5rwQ

Pos terkait