INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —Secara umum pandemi Covid-19 )C-19)di Makassar sudah mulai melandai. Sampai saat ini sudah bisa dikendalikan dengan RO di bawah satu. Meski begitu Kota Makassar masih berstatus zona merah. Apalagfi masih ada enam kecamatan yang menjadi episentrum penyebaran virus mematikan ini. Makassar pun masih berstatus zona merah.
“Masih ada enam kecamatan yang zona merah (episentrum). Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Panakukang, Manggala dan kecamatan Rappocini.”
Hal itu dijelaskan Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid-19 Makassar, M Sabri saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/9/2020).
Ia menyebut hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Makassar masih terus berjibaku melawan C-19 agar keluar dari zona merah.
Asisten 1 Pemkot Makassar ini mengakui kasus C-19 di Makassar mulai melandai. Ini dibuktikan dengan menurunnya jumlah reproduction number (RO) atau angka reproduksi dalam pandemi virus corona di Makassar sudah berada di bawah satu.
“Secara umum pandemi Covid-19 di Makassar sudah mulai melandai dan sampai saat ini sudah mampu kita kendalikan, dengan RO di bawah satu,” tandas Sabri.
Ia menegaskan pengawasan penegakan disiplin protokol kesehatan akan terus diperketat, utamanya di enam titik yang dinilai masih rawan akan terjadinya penyebaran C-19.
“Yang paling utama dan akan dilakukan swab di enam kecamatan. Itu mulai dilakukan minggu ini,” katanya.(riel)
Update kasus Covid-19 di Kota Makassar per 1 September 2020 :
Total kasus Konfirmasi Positif Covid-19 yakni 6903
Konfirmasi Aktif 1786
Sembuh 4860
Meninggal 257
Total Suspek 4220
Follow Up Suspek 201
Discarded 3898
Meninggal 121





