Buka Parangloe Operation Airsofter Indonesia, Wagub Sulsel : Semoga Bisa Masuk di Tempat Wisata

INFOSULSEL.COM, GOWA – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Ke-75 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada tanggal 5 Oktober, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman membuka kegiatan Parangloe Operation Airsofter Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Federasi Airsoft Indonesia Sulsel yang berlangsung di Lapangan Bonto Tangnga, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Minggu (4/10/2020).

Bacaan Lainnya

Ditandai dengan penembakan pertama Andi Sudirman Sulaiman (AAS) yang tepat sasaran, pelaksanaan Parangloe Operation Airsofter Indonesia ini pun digelar meriah pada arena hutan air terjun Parangloe.

AAS menyambut baik kegiatan tersebut. Dirinya menyarankan agar seluruh kepengurusan dari Federasi Airsoft Indonesia teregistrasi untuk aspek legalitasnya. Sehingga, penggunaannya tertib.

“Saya apresiasi atas kegiatan ini, bagus sekali. Kami harap olahraga Airsoft ini bisa masuk ditempat-tempat wisata,” katanya.

Ia mengaku sangat senang dengan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan alam, pasalnya ia juga hobi menembak.

Tidak hanya itu, fun and game juga hadir dalam kegiatan Air Softgun Parangloe Operation. Kegiatan seperti ini bisa dipadukan sebagai atraksi wisata berbasis panorama alam.

Ketua Federasi Airsoft Indonesia Sulsel, Sahid Umar mengatakan bahwa olahraga airsoft ini sifatnya rekreasi dan adapula prestasi. Ia menyebut jika sudah 70 persen anggota dari Federasi Airsoft Indonesia di Sulsel telah resmi teregistrasi di Kepolisian.

“Alhamdulillah, terima kasih atas kehadiran Bapak Wakil Gubernur Sulawesi Selatan yang hadir. Semoga bisa menjadi penambah kepedulian terhadap olahraga penembak, Airsoft di Sulsel,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Parangloe, Mappatangka, yang turut hadir dalam kegitan tersebut, menyampaikan bahwa kegiatan Airsoft ini telah dua kali dilaksanakan di Parangloe. Ia pun berharap, pemerintah memperhatikan Kecamatan Parangloe.

“Karena Pak Wagub ada disini, kami berharap agar pemerintah juga memperhatikan Kecamatan Parangloe. Kami harap adanya bendungan yang bisa dibangun, agar bisa berguna untuk mencegah air bah dan bisa bermanfaat untuk pertanian,” tuturnya.

AAS pun menyambut baik permintaan Camat Parangloe. Ia pun menyarankan, agar pihak Kabupaten membuat desain bendung serta analisis kelayakannya, yang nantinya akan diusulkan apakah ke Pemprov Sulsel atau Balai Besar Kementerian PUPR.(ani/riel)

Pos terkait