Jika Penanaman Modal Asing Hilang dari Sulsel, Ekonom Unismuh Bilang..

Penanam Modal Asing (IST)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Masih tertinggalnya perekonomian Indonesia pada awal orde baru mendorong pemerintah untuk mencari sumber-sumber pembiayaan pembangunan baik yang berasal dari dalam maupun Iuar negeri.

Upaya terus menggenjot peningkatan ekonomi dari berbagai sektor terus didorong, salah satunya di Sulawesi Selatan. Dalam berbagai sumber, investasi luar (modal asing) diklaim sebagai salah satu strategi.

Bacaan Lainnya

Lalu bagaimana jika penanaman modal asing di Sulsel hilang?

Pakar Ekonomi Unismuh Abdul Muttalib Hamid berpendapat, investasi asing merupakan salah satu sumber yang menjadi sasaran pemerintah unluk membantu proses pembangunan di Indonesia.

Namun, jika modal Penanaman Modal Asing (PMA) menghilang dari Sulawesi Selatan khususnya Makassar, dinilai Ekonom Unismuh itu, tidak akan berpengaruh karena mampu menghemat devisa.

“Selain itu, juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk asing, serta mendorong kemajuan industri dalam negeri melalui keterkaitan ke depan dan keterkaitan ke belakang,” ujarnya kepada INFOSULSEL, Rabu (1/10/2020).

Menghilangnya juga PMA, memberikan kontribusi dalam upaya penyerapan tenaga kerja. PMA juga merupakan investasi yang dilaksanakan oleh pemilik-pemilik modal asing di dalam negeri atau mendapat suatu keuntungan dari usaha yang dilaksanakan itu.

Bila modal asing keluar (capital outflow) dari Kota Makassar maka yang berpengaruh adalah :

1. Dapat menyebabkan Kota Makassar akan tergantung banyak produk-produk import.
2. Industri di Kota Makassar akan menjadi stagnan.
3. Berkurangnya jumlah serapan tenaga kerja.
4. Menyebabkan menurunnya perputaran uang di Kota Makassar.

“Selain itu, juga tidak adanya penghematan devisa dan tidak adanya cadangan pengisian tabungan yang dihimpun dari dalam negeri yang berasal dari Kota makassar,” pungkasnya. (lang)

Pos terkait