Timsesnya Ditikam, APPI : Tahan Diri, Tetap Tenang dan Jangan Membalas

OTK pelaku penikaman Mus (lingkaran merah)

INFOSULSEL.COM, JAKARTA –— Insiden berdarah terjadi di halte bus depan Gedung Kompas Gramedia, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2020) malam. Muharram Madjid, salah seorang pendukung calon walikota dan wakil walikota Makassar nomor urut 2, Munafri Arifuddin-Abd Rahman bando (Appi-Rahman), ditikam dari belakang oleh orang tak dikenal  (OTK).

Peristiwa berdarah itu terjadi saat korban bersama beberapa rekannya menunggu pelaksanaan sesi debat kandidat di dalam studio Kompas TV yang disiarkan secara langsung. Mus, sapaan anggota Tim Komando pendukung Appi-Rahman bersimbah darah. Pinggang bagian belakang sebelah kiri tertembus benda tajam.

Alumnus Sospol Universitas Hasanuddin (Unhas)  angkatan 1993 ini seketika terjatuh ke tanah menahan sakit. Beberapa kawannya langsung menolong. Mus kemudian dilarikan ke RS Siloam Kebun Jeruk.

Dalam video yang beredar terlihat seorang lelaki berbadan kurus berjaket coklat mengenakan topi mengeluarkan benda tajam dari balik jaketnya. Sejurus kemudian ia menikam Mus dari arah belakang. Pelaku lalu lari menuju arah sepeda motor yang  sudah menunggu di depannya.

Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Koalisi Appi-Rahman, Adi Rasyid Ali sangat menyesalkan peristiwa yang menurutnya sangat memalukan. Menurut dia, debat kandidat dipindahkan dari Makassar ke Jakarta dengan tujuan agar tidak terjadi teror atau perkelahian dan penumpukan massa.

‘’Yang terjadi justeru banyak sekali penumpukan massa dari paslon tertentu. Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas kejadian memalukan ini.  Ini tanggung jawab penyelenggara debat kandidat, KPU dan Bawaslu. Kota Makassar harus menjadi atensi,” tegas Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini.

Pos terkait