Sebelumnya, korban penikaman Musjaya, ditusuk OTK di area halte depan gedung Kompas Gramedia, Jakarta. Saat tu tengah berlangsung debat empat kandidat Pilwali Makassar di dalam studio Kompas TV. Musjaya berada di sekitar halte bersama beberapa rekannya menunggu pelaksanaan debat usai.
Informasi yang dihimpun, korban didatangi oleh seorang pria tak dikenal. Lelaki beertopi itu lalu mengeluarkan sebilah badik dan langsung menusuk Mus dari arah belakang. Pinggul kiri korban pun terluka. Korban lalu dilarikan ke RS Siloam Kebun Jeruk untuk mendapatkan perawatan.
Juru bicara Appi-Rahman, Fadli Noor, sebelumnya telah meminta pihak berwajib segera menangkap dan mengungkap motif dari pelaku.
Kecaman juga datang dari Adi Rasyid Ali, Panglima Sekretariat Bersama (Sekber) Partai Pengusung Appi-Rahman yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Makassar. Ia bahkan dengan tegas meminta KPU Kota makassar tidak lagi menyelenggarakan debat di luar kota Makassar.
”Kalau alasan keamanan saya sangat percaya Polisi di Makassar. Selama ini mereka mampu melakukan pengamanan selama proses tahapan Pilwali Kota Makassar. Mari percayakan masalah keamanan kepada aparat kepolisian. Karenam itu saya minta debat kandidat putaran kedua yang menjadi salah satu proses tahapan Pilkada tidak lagi dilaksanakan di luar Kota Makassar,” tegas ARA, sapaan legislator tiga periode yang juga menjabat sebagai Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar, ini.(riel)





