INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Dua satuan setingkat kompi (SSK) personil Brimob dari Gorontalo dan NTB ikut membantu aparat kepolian di Makassar untuk mengamankan pelaksanaan Pilkada di Kota Makassar yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020.
Hal tersebut dijelaskan Kapolrestabes Makassar Kombes Witnu Arif Laksana usai pelaksanaan gelar pasukan pengamanan Pilkada Makassar di Lapangan Karebosi, Senin (7/12/2020).
“Kita di –backup dari Brimob Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Brimob Gorontalo. Totalnya kurang lebih 200 anggota Brimob,” kata Witnu.
Penambahan personil ini karena personel Brimob Polda Sulsel sudah disebar ke 12 daerah lain penyelenggara Pilkada serentak.madan
Bantuan personel dari NTB dan Gorontalo akan bergabung dengan 2.962 petugas gabungan TNI-Polri yang bertugas mengamankan Pilkada Makassar. Petugas akan berjaga di semua tempat pemungutan suara (TPS) serta titik-titik strategis. Di antaranya kantor KPU dan Bawaslu.
Untuk mengantisipasi potensi kerawanan, petugas keamanan diterjunkan dengan dilengkapi alat operasional penanggulangan kerusuhan.
“Itu karena kita sudah menentukan daerah kita ini rawan. Khususnya soal aspek keamanan. Makanya kami ingatkan kepada masyarakat jangan sekali-sekali berbuat rusuh. Provokator akan berhadapan dengan hukum,” tegas Kapolres.
Selain itu diingatkan pula kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 saat ke TPS.
“Datang ke TPS menggunakan masker dan wajib mematuhi semua protocol. Penyebarannya Covid-19 di Makassar sampai saat ini masih fluktuatif. Jadi sebaiknya kita meminimalisir sedini mungkin dengan protokol kesehatan,” ujarnya.(riel)





