Soal Pengawasan Pembatasan Jam Operasional, Pj Wali Kota Rudy Minta Satpol PP Tegas

  • Whatsapp
Pj Walikota makassar Rudy Djamaluddin.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pembatasan jam operasional selama 2 akhir pekan dinilai tidak efektif. Pemerintah Kota Makassar mendapat banyak sorotan ihwal lemahnya pengawasan selama pemberlakuan kebijakan tersebut.

Ketegasan pemerintah dinilai hanya dalam surat edaran semata, namun tidak pada penerapannya. Masih banyak didapati di lapangan yang tidak mengindahkan kebijakan tersebut.

Muat Lebih

“Itulah tadi kita tegaskan bersama Kapolres, Pak Dandim dan Satpol PP, bahwa kunci keberhasilan dalam surat edaran ini adalah ketegasan kita,” kata Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, Selasa (12/1/2021).

Tegasnya Rudy, pihaknya sudah meminta Satpol PP untuk tegas menindaki pelanggar protokol kesehatan. Bila ada kendala dalam penerapan protokol kesehatan, Rudy mengatakan akan ada bantuan dari TNI dan Polri.

“Dalam surat edaran kami sampaikan bahwa bagian yang betul-betul nyata membahayakan masyarakat kapan saja kita kenakan sanksi pidananya dan itu pak Kapolres sampaikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rudy menyebut mendapat sejumlah informasi tentang beberapa hotel tetap menyelenggarakan acara pernikahan. Hal itu, kata dia, tak berkesesuaian dengan Perwali 53.

“Itu kita sudah  minta tadi terkait pengawasan khususnya, monitoring khusus, kalau demikian adanya maka harus ada penindakan,” tutupnya. (andi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan