Wahab Tahir: Sebagian Warga Takut Divaksin, Perlu Sosialisasi Jamin Halal dan Efektif

  • Whatsapp
Wahab Tahir.(FOTO : SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu telah mengumumkan pelaksanaan vaksinasi untuk seluruh masyarakat secara gratis. Terkhusus di Sulawesi Selatan, simulasi vaksinasi Covid-19 tengah berlangsung.

Namun, banyak warga yang masih ragu untuk divaksin. Lantaran, minimnya sosialisasi ihwal fungsi dan manfaat vaksin. Belum lagi kekhawatiran masyarakat terkait efek samping yang timbul pasca vaksinasi. Sehingga menimbulkan pro kontra di masyarakat.

Muat Lebih

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengaku, bahwa hal tersebut sangat dimungkinkan. Dirinya mengatakan bahwa vaksin masih menjadi bahan pembicaraan diberbagai kalangan.

“Dari kelompok MUI minta sertifikasi halal, kelompok peneliti salah satu provinsi di Jatim itu minta supaya berhati-hati, karena ada jenis vaksin dicurigai yang bisa memicu terjadinya komplikasi, itu hasil penelitian di Jatim,” ujar Wahab saat konfirmasi, Sabtu (2/1/2021).

Meski demikian, legislator Golkar itu mengatakan, langkah pemerintah sudah tepat untuk keselamatan orang banyak. Sembari simulasi vaksin tengah berjalan, Wahab menekankan agar pemerintah mampu memberi jaminan bahwa vaksin nantinya tidak menimbulkan masalah.

“Karena berita yang wara-wiri di media sosial itu tidak bisa dikatakan hoax, ada yang bener baru 5 menit di vaksin meninggal. Jadi pada prinsipnya apa yang dilakukan pemerintah kita dukung dalam konteks menyelamatkan orang banyak, tapi sekali lagi kita minta pemkot Makassar dalam hal ini Dinas Kesehatan memberikan edukasi ke masyarakat,” terang Sekretaris DPD II Golkar Kota Makassar itu.

Senada, juga diungkapkan Sekretaris Komisi D DPRD Makassar, Sahruddin Said meminta kepada Pemerintah agar mengedukasi ke seluruh lapisan masyarakat terkait manfaat dan kegunaan vaksin. Kata dia, banyak informasi yang beredar ihwal ketidakakuratan vaksin dan kegagalan dibeberapa negara membuat warga menjadi takut.

“Kalau boleh semua instansi bukan hanya Kemenkes, tapi seluruh instansi wajib menyediakan vaksin ini karena kita ini bukan hanya terpapar persoalan kesehatan, makanya pemerintah pusat memberikan instruksi sampai jajarannya dibawah ditingkat daerah memberikan informasi positif tentang vaksin tersebut,” papar Ajid. (andi)

Pos terkait