KPDB Jeneponto: 5 Tahun Berkarya

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, JENEPONTO – Kerukunan Pemuda Desa Baraya (KPDB) memperingati hari jadi yang ke 5, Kamis (26/2/2021). Dihadiri oleh Dewan Pembina Organisasi, Dewan Penasehat, demisioner pengurus serta pengurus KPDB periode 2020-2021.

Dalam peringatan HUT kali ini, KPDB juga melaksanakan diskusi ‘Forum Group Discussion’, dengan tema ‘Refleksi KPDB 5 Tahun Berkarya’.

Hadir sebagai narasumber yakni, Ketua Umum KPDB periode 2016-2018, Suherman, Ketua Umum periode 2018-2020 Muhammad Ghazali dan Ketua Umum KPDB sekarang, periode 2020-2022 Kamalnyarrang.

Dalam pemaparannya, Suherman mengatakan hadirnya KPDB di Desa Baraya, sebagai wadah berproses paling baik dalam hal menggali potensi diri agar busa berkiprah di masyarakat.

“Berkat KPDB, kita bisa menemukan kepercayaan diri berkat proses yang dilalui. Sehingga, saya diberi amanah untuk menjadi staff di desa,” ujar Emmang sapaan akrabnya.

Sementara, Muhammad Ghazali selaku, menuturkan, berkat kecintaan dan perjuangan pengurus, hingga saat ini KPDB masih mempertahankan eksistensinya, sehingga mampu berjuang dan mengabdi untuk masyarakat.

“Di umur 5 tahun ini, kejayaan KPDB tentunya tak lepas dari loyalitas dan totalitas pengurus saat ini. Yaitu, bagaimana bempertahankan budaya organisasi yang telah dibentuk para pendahulu atau senior. Saya kira, bukan hal yang mudah untuk bisa menjadikan organisasi sebesar ini,” tandas Ghazali.

Sementara itu, Ketua Umum Kamalnyarrang menekankan, totalitas dan soliditas pengurus KPDB periode 2020-2022 ini semangatnya tetap membara dan tidak mudah bosan.

“Ibarat anak bayi KPDB sudah belajar berjalan, hingga bisa menemukan jati dirinya. Harapan saya kepada seluruh kader dan pengurus agar sekiranya tidak pernah bosan dalam melakukan hal-hal baik untuk bisa menciptakan karya terbaik untuk kemajuan desa,” ujar laki-laki yang laris disapa Kamal ini.

Menurut Kamal, pemuda adalah estafet pelanjut untuk desa maka penting sejak dini pemuda harus dididik dengan nuansa keilmuan dan hal kritis agar mampu bersaing di masa akan datang.

“Pemuda tugasnya tidak hanya belajar tetapi juga harus menjadi pembaharuan di negeri ini, utamanya di desa Baraya itu sendiri,” pungkas mahasiswa jurusan ilmu politik, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM). (andi)

Pos terkait