Putra legenda PSM, Bahar Muharram itu mengaku pelatih Ansan, Kim Gil-sik menggaransi akan menempatkannya di posisi bek kanan. Namun ia akan bersaing bersama Lee Jun-hee diposisi bek kanan.
Hal itu tentu tidak mudah. Sebab Lee merupakan pemain berpengalaman. Ia bahkan membuktikan diri dengan mencetak gol di pekan pertama.
“Proyeksinya saya main di full back. Nanti saingan sama yang satunya, saya lupa namanya. Saya belum hafal, kecuali pemain asing karena susah semua nyebut nama orang Korea,” tutur Asnawi saat berbincang dengan APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia) seperti dikutip Indosport.com, Sabtu (13/3/2021).
Asnawi mengaku belum mengetahui situasi saat laga away di Liga Korea Selatan. Sejauh ini ia baru berlatih di kamp Ansan Greeners untuk mengembalikan kondisi fisiknya terlebih dahulu sebelum masuk ke skuat utama.
”Kalau soal jarak ke tempat latihan biasanya naik bus, tapi belum tahu kalau main away,” katanya.
Sebelumnya, pelatih Ansan, Kim Gil-sik telah mewanti-wanti jika adaptasi Asnawi tidak akan berjalan mudah. Perbedaan kultur sepak bola, budaya, cuaca bisa saja menjadi halangan. “Pertama adalah bahasa dan kultur (tantangan main di luar negeri). Di Korea meskipun banyak kultur. Dalam kehidupan sehari-hari dan latihan pasti ada kultur yang sistematis dan rumit,” ujar Kim.
“Ini berbeda dengan Indonesia. Mungkin sulit pada awalnya. Maka dari itu saya akan membantunya dan saya akan bertemu dengan dia membicarakan hal ini,” katanya.(riel)






