INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pemerintah Kota berkomitmen bakal mengusut tuntas kasus dugaan penggelembungan (mark up) harga terhadap bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19 di Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menilai, bansos yang ada harus disalurkan atau distribusi kepada masyarakat secara tepat sasaran. Sebab, Danny karena tidak ingin membiarkan masyarakat menderita, ditengah pandemi Covid-19 saat ini.
“Saya tegaskan, saya akan usut dana Bansos, lewat Inspektorat, dari dana bansos untuk penggunaan penanganan Covid sebelumnya, Dengan mulai dari mencut-off. Apalagi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) juga sudah masuk,” jelasnya Danny.
Danny memandang, kasus mark-up dana bansos tersebut merupakan pelanggaran kemanusiaan. Sebab masyarakat sangat tersiksa akibat pandemi Covid-19.
“Tapi bantuan untuk mereka malah dirampas. Jangan hanya memperkaya diri, sementara rakyat menderita,” tegasnya.
Dalam melancarkan program-programnya, Danny tidak mengaku tidak akan tinggal diam. Ia segera mengincar birokrasi tersebut, sebab hanya akan menjadi benalu dalam pemerintahannya.
“Itu yang mau kita bersihkan, pejabat rusak, dan yang merusak pemerintahan, sehingga kepercayaan masyarakat hilang,” tutupnya. (andi)





