7 Fraksi Menolak Ancaman Walikota Makassar Menonaktifkan RT/RW, DP : Tetap Kompak Setelah Pemilihan

  • Whatsapp
Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali bersama tujuh anggota fraksi saat menerima perwakilan RT-RW se Kota Makassar.(DOK)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Rencana penonaktifan ribuan RT/RW se-Kota Makassar oleh Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, ditolak oleh tujuh fraksi di DPRD Kota Makassar. Ketujuh fraksi tersebut yakni Fraksi Demokrat, PKS, PAN, PPP, PDIP, Golkar, dan Nurani Indonesia Bangkit (NIB) yang merupakan koalisi Partai Hanura, PKB, dan Perindo.

Di DPRD Kota Makassar ada sembilan fraksi. Selain tujuh fraksi yang menolak, ada dua fraksi lainnya yang merupakan partai pengusung pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi pada Pilwali 2020 lalu. Keduanya fraksi Nasdem dan Gerindra.

“Ada 7 fraksi sudah sepakat menolak penonaktifan RT/RW se-Kota Makassar. Pak Wali harus bersyukur. Tidak boleh marah dan tidak boleh tersinggung. Sebagai sahabat kami mengingatkan. Hati-hati, ini jebakan buat Pak Wali ataukah Pak Wali terjebak, ” ujar Adi Rasyid Ali,  Wakil Ketua DPRD kota Makassar yang hadir menerima perwakilan ribuan RT/RW se-Kota Makassar. ARA), di ruang Banggar, DPRD Kota Makassar, Senin (12/4/2021).

ARA, sapaan politisi Partai Demokrat itu menegaskan, penonaktifan RT/RW yang akan dilakukan oleh Danny Pomanto tidak sesuai dengan regulasi yang ada. ‘’Wacana itu hanya membuat gaduh,” cetus legislator yang sudah tiga periode terpilih sebagai wakil rakyat ini.

Dalam pertemuan itu, para Ketua RT/RW dan LPM meminta anggota dewan menolak Peraturan Walikota (Perwali) yang akan dikeluarkan oleh Walikota Makassar demi memenuhi keinginannya menonaktifkan RT RW dan LPM. Selanjutnya Danny akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Ketua RT dan RW serta LPM Kota Makassar.

“Ini bertentangan dengan Perwali Nomor 1 Tahun 2017 yang merujuk Perda Nomor 41 tahun 2021 yang kita sepakati bersama. Kami meminta kepada pak wali yang arif dan bijaksana untuk tidak melaksanakan dan tidak merencanakan itu,” tegas ARA yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar.

Pos terkait