Terapkan Prokes Kesehatan, ARA Serap Aspirasi Warga di Kelurahan Masale

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Daerah (DPRD) Kota Makassar, Adi Rasyid Ali kembali menemui masyarakat di daerah pemilihannya Panakukang-Manggala.

Dalam kunjungannya, ARA sapaan akrab legislator tiga periode itu menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ARA mengatakan anggota dewan harus menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui reses.

Bacaan Lainnya

“Saya bisa menjadi dewan kemudian menjalankan amanah undang-undang, untuk itu lewat reses ini saya berharap bisa lebih dekat dengan masyarakat,” kata ARA, di  jalan Ance Dg Ngoyo, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakukang, Selasa (20/4/2021).

Kegiatan yang dihadiri 100 orang ini tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. ARA Center yang memandu jalannya kegiatan dengan menjaga jaga jarak, menyediakan hand sanitizer serta pengecekan suhu tubuh.

Adapun yang menjadi aspirasi warga di daerah tersebut, salah satunya terkait dengan ancaman RT/RW yang bakal dinonaktifkan oleh pemerintah kota yang kemudian diganti dengan pelaksana tugas (Plt).

Menanggapi hal tersebut, ARA menerangkan bahwa salah satu kewajibannya sebagai perwakilan rakyat di DPRD Makassar yaitu memperjuangkan segala aspirasi warga, termasuk polimik RT/RW tersebut.

“Hal ini telah diatur dalam Perwali No. 1 Tahun 2017 yang merujuk pada Perda No. 41 Tahun 2001. Jika Walikota Makassar mengganti Ketua RT dan RW yang belum habis masa tugasnya maka Walikota Makassar melanggar Perda karena berdasarkan Perda No 41 Tahun 2001 Ketua RT RW itu dipilih rakyat secara langsung sehingga yang berhak memberhentikan adalah rakyat melalui pemilihan langsung, bukan Negara atau Pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, sangat jelas RT/RW diganti jika habis masa tugasnya, meninggal dunia, mengundurkan diri dan  melakukan pelanggaran moral, sesuai dengan Perda 41 Tahun 2001.

Bagi ARA, yang juga Ketua DPC Demokrat Makassar itu, jika ingin proses percepatan sebagai langkah resetting pemerintah mengingat karena sudah memasuki bulan April 2021, maka memang peran RT dan RW yang sangat penting, dalam mengawal program pemerintah yang langsung menyasar warga, terutama dalam mengkoordinasikan Makassar Recover.

“Kami meminta sama pak Wali Kota (Moh Ramdhan Pomanto) untuk bersabar hingga 2022,” tutup ARA. (andi)

Pos terkait