Sebelum Berlaga Papua Atlet PON Sulsel Jalani Tes Fisik Terakhir

Atlet Sulsel menjalani tes fisik terakhir sebelum menuju ke Papua mengikuti PON XX Oktober 2021.(FOTO: HUMAS SULSEL)

Tahapan test fisik dan psikotes ini tak jauh berbeda dari tahapan test sebelumnya. Seluruh atlet menjalani test kesehatan.  Diawali dengan pemeriksaan kesehatan di ruang kesehatan. Tes meliputi indeks bahasa tubuh seperti pengukuran suhu tubuh, mengukur tekanana darah, berat dan tinggi badan.

Setelah itu atlet menjalani test kebugaran. Detak jantung dan denyut nadi diukur menggunakan elektrodiagram. Test di ruang kesehatan ini diakhiri dengan pemeriksaan deformitas, yakni mengukur kemampuan organ tubuh vital. Seperti lengan, siku, paha, lutut dan tungkai kaki.

Bacaan Lainnya

Usai menjalani proses test, para altet diwajibkan menjalani test tambahan di lantai dua dengan vertical jump. Sesi ini untuk mengukur kekuatan kaki. Yang menjadi penilaian, kemampuan lompatan,  medicine ball dengan gerakan melempar dan menangkap bola. Tujuannya meningkatkan kecerdasan, kinestika serta horizontal jump dan squat jump. Hal ini dilakukan untuk mengukur kekuatan otot perut, otot lengan, punggung dan lengan.

Tahapan test diakhiri dengan tes fisik yakni shutter run. Ini merupakan bentuk test untuk mengukur kelincahan atlet. Dimana kelincahan atlet bertumpu pada gerakan cepat dan tepat dalam merubah arah yang dilakukan dengan cara bolak-balik. Tujuannya agar atlet dapat dengan mudah beradaptasi gerak tubuh arah lurus.

Ada 126 atlet dari 13 cabang olah raga memenuhi jadwal menjalani test fisik dan psikotes. Proses test dimonitoring oleh Kordinator Satgas PON Papua Moh.Roem.

Roem menyimak dengan seksama proses test tersebut sejak test kesehatan hingga test fisik. Mantan Ketua DPRD Sulsel ini optimis target Sulsel di rangking 10 besar mustahil tak terwujud.

‘’Kita berharap hasil test ini menjadi acuan membentuk tim Tangguh. Test yang sudah berjalan sejak tahun lalu ini sudah memperlihatkan performa yang baik. Insya Allah, target 10 besar bisa diwujudukan,” ujar Roem.(riel)

Salah satu atlet Sulsel menjalani pemeriksaan sebelum menjalani tes fisik. Tes kali ini merupakan tes fisik dan psikotes teraknhir sebelum berlaga di PON XX di Papua pada Oktober 2021.(FOTO: HUMAS SULSEL)

Pos terkait