PKM Unhas Meneliti Fenomena Arisan Gabah di Desa Bulo Timoreng, Sidrap 

Tim PKM Unhas yang melakukan penelitian Fenomena Arisan Gabah di Desa Bulo Timoreng, Kabupaten Sidrap masing-masing Muhammad Nur Revollah, Muhammad Fadel Dwi Makmur, dan Juan Jimmy Dwiangga (duduk) bersama ibu-ibu anggota arisan gabah. (IST)

Ketiga mahasiswa ini berharap hasil penelitian mereka dapat dijadikan referensi oleh pemerintah setempat dalam mempertahankan arisan gabah di daerah tersebut sebagai upaya peningkatan produktivitas para petani.

Dijelaskan kelompok tani yang mengikuti arisan gabah yang oleh masyarakat setempat di sebut arisan panen,  sangat bervariasi.

‘’Yang mengikuti arisan panen tersebut tidak semuanya perempuan. Sebagian laki-laki dengan rentang skala usia 28-49 tahun. Pekerjaan mereka juga tidak semuanya petani. Ada ibu rumah tangga, juga guru. Namun dapat dipastikan bahwa mereka memiliki keluarga dekat seperti suami atau ayah mereka yang bekerja sebagai petani,” ujar Juan Jimmy.

Ia berharap hasil penelitian yang dilakukan mahasiswa Unhas ini mendapatkan respon positif dari lembaga terkait, khususnya kantor Desa Bulo Timoreng, pemerintah, kampus, dan juga masyarakat serta dapat dijadikan sebagai bahan untuk  meningkatkan modal tani tidak hanya di Desa Bulo Timoreng.

Selain penelitian arisan gabah, sebagai langkah baru ketiga mahasiswa ini juga membuat aplikasi arisan panen. Nantinya aplikasi ini dapat digunakan masyarakat tani dalam mengimplementasikan arisan gabah ke dalam sistem yang lebih modern.

Menurut Juan Jimmy, aplikasi arisan panen ini masih dalam tahap proses desain dan pembuatan Coding. Jika memungkinkan akan di unggah di appstore ataupun playstore agar dapat langsung digunakan melalui gadget atau smartphone oleh masyarakat.

“Diharapkan aplikasi ini dapat membantu dalam meningkatkan produktivitas tani melalui arisan panen dengan system yang lebih modern,” katanya.(riel)

 

Pos terkait