Petinju Sulsel tak Gentar Hadapi Tuan Rumah

  • Whatsapp
Pelatih tinju Sulsel Dufri Masihor mencabut unbdiran pada sesi drawing cabor tinju PON XX Papua 2021 di Gedung Wisma Atlet, Papua, Se4nin (4/10/2021).(FOTO : SRI SYAHRIL)

INFOSULSEL.COM, JAYAPURA — Cabang olahraga (Cabor) Tinju baru saja melakukan drawing di Kantor KONI Jayapura, Kompleks Wisma Atlet, di Jl. Sulawesi, Kota Jayapura,  Senin (4/10/2021). Hasilnya, dua petinju Sulsel langusng berhadapan dengan tuan rumah di babak penyisihan.

Sebanyak 143 petinju dari 28 provinsi siap naik ring  di GOR APO Cendrawasih mulai Selasa sore (5/10/2021).  Cabor tinju pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021 akan memperebutkan 17 medali emas dari 17 kelas yang dipertandingkan.

Bacaan Lainnya

Pada hari pertama dua dari lima petinju Sulawesi Selatan (Sulsel) akan naik ring. Keduanya Hindriawati Haer dan Daud Fairyo. Satu-satunya petinju putri Sulsel itu akan menantang  petinju tuan rumah  Yusulina Balandina Matuba. Ia turun di kelas 54 Kg. Sementara Daud yang bertarung di kelas 64 kg ditantang petinju Bali, Jekri Riwu.

Sementara itu tiga petinju Sulsel lainnya masih menunggu jadwal dari panitia pelaksana. Ketiganya yakni Josua Holy Masihor, John Yambe (75 kg) dan Haris Mongga kelas 91 kg.

Sesuai hasil drawing, di babak penyisihan ini John Yambe langsung berhadapan dengan petinju berpengalaman, Michael Muskita asal Jawa Barat.  Sementara Haris Mongga juga menghadapi petinju kuat andalan tuan rumah, Papua, Erico Kevin, K Amanupunyo.

Akan halnya petinju andalan Sulsel lainnya, Joshua Holi Masihor  yang main di kelas 52 kg ditantang petinju asal Provinsi Bangka Belitung (Babel) Ade Ilham Tapajati.

Pelatih kepala tinju Sulsel Albert Lala’art mengaku tak gentar meski dua anak asuhnya langsung berhadapan dengan petinju tuan rumah di babak penyisihan.

‘’Misi kami ke Tanah Papua untuk  bertarung. Kami sama sekali tak pernah gentar meski lawan yang akan dihadapi adalah petinju tuan rumah. Apalagi persiapan Sulsel menghadapi PON cukup baik. Intinya, kami siap tempur,’’ tegas Abe, sapaan pelatih senior ini.

Hal senada ditegaskan pelatih tinju Sulsel lainnya Dufri Masihor. Menurut dia, di atas ring semua bisa terjadi.

‘’Kami tak pilih-pilih lawan. Siapapun dia. Bagi saya di atas ring semua bisa terjadi. Tergantuing bagaimana pelatih mengatur strategi,” kata mantan petinju yang pernah meraih emas PON dan SEA Games tahun 1997 di Jakarta setelah berlatih 1 tahun di Kuba. (riel)

Pos terkait