ARA mengaku selama ini miris melihat hadiah apa adanya yang diberikan bagi para hafis yang juara musabaqah hifzil qur’an.
‘’Hadiahnya hanya kipas angin, reskuker atau sarung. Kalau lomba nyanyi atau festifal bencong-bencong, hadiahnya sampai ratusan juta. Makanya saya bilang sama Kagab Kesra, anggarkan banyak-banyak untuk kegiatan hifzil qur’an. Nanti saya setujui di Banggar,” ungkap ARA saat memberikan sambutan pada acara penutupan sekaligus penyerahan hadiah berupa uang pembinaan bagi para juara musabaqah hifzil qur’an.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini juga meminta Kesra Pemkot Makassar terus menggiatkan pembinaan baca tulis Alquran dan meningkatkan insentif bagi imam dan guru mengaji.
“Ya Alhamdulillah kegiatan ini dilaksanakan untuk pembinaan baca tulis Alquran. Ini merupakan agenda, dalam hal itu penguatan keimanan umat dan salah satunya yaitu dalam kegiatan yaitu pembinaan baca tulis Alquran,” tambahnya.
Musabaqah Hifzil Qur’an yang dilaksanakan oleh Bagian Kesra Pemkot Makassar ini berlangsung ketat. Ada 12 dewan hakim menilai bacaan para peserta.





