INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar merilis jumlah temuan kasus covid-19 terbaru. Di awal tahun 2022 hingga bulan Februari. Temuan kasus tertinggi berada di Kecamatan Tamalate dan Ujungpandang.
Dinas Kesehatan Kota Makassar telah melakukan tracking bagi mereka yang kontak erat dengan pasien covid-19. Traking dilakukan utamanya bagi teman dan juga keluarga.
Sejauh ini, pasien dengan gejala ringan bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun beberapa pasien harus di rawat di rumah sakit. Dengan temuan kasus covid-19 ini, masyarakat di minta untuk tetap berhati – hati dan segera melakukan vaksinasi demi meningkatkan kekebalan tubuh.
Peningkatan kasus Covid-19 ini menyebabkan sejumlah kantor instansi baik lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan lockdown. Apalagi, saat ini Kota Makassar masuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3.
Peningkatan level PPKM tersebut, membuat Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengeluarkan surat edaran baru Nomor 443.01/64/ S.Edar/Kesbangpol/11/2022. Surat edaran tersebut mulai berlaku 15 – 28 Februari 2022.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, penerapan PPKM level 3 merupakan instruksi dari pemerintah pusat. Meski level PPKM meningkat dari 2 menjadi 3, Danny mengaku hal tersebut sebagai obat dan berharap tidak akan lama.
“Penekanan ikut saja, karena PPKM Level 3 itu obatnya ini kondisi dan mudah-mudahan tidak lama,” kata Ramdhan melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).
Ia mengaku penyebaran Covid-19 varian Omicron sangat cepat terjadi. Meski penularannya tinggi, kata wali kota berlatar arsitek ini, tingkat fatalitinya sangat rendah. “Omicron itu kan cepat naik, cepat juga turun. Empat hari lah kira-kira kalau kena,” tuturnya.
Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Makassar membuat sejumlah instansi lingkup Pemkot maupun Pemprov menerapkan work from home (WFH). Hal tersebut dilakukan Kantor Dinas Kesehatan Makassar dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel.
Di Dinkes Makassar, setidaknya 26 orang terpapar Covid-19. Dari 26 orang tersebut, satu merupakan Kepala Dinkes Makassar, Nursaidah Sirajuddin. Kebijakan WFH di Kantor Dinkes Makassar dilakukan sejak 14-16 Februari 2022.
Meski demikian, kantor Dinsos Makassar tidak melakukan lockdown dan tetap membuka pelayanan kepada masyarakat. Dinsos Makassar juga telah meminta kepada Satgas Covid-19 Makassar untuk melakukan penyemprotan disinfektan.
Sementara di Kantor BKD Sulsel, setidaknya ada 14 pegawai positif terpapar Covid-19. Dengan adanya pegawai terpapar Covid-19, BKD Sulsel menutup sementara aktivitas di kantor mulai 16 – 18 Februari 2022. (riel)





