Siapa Adi Rasyid Ali?
Sebelum menjadi politisis, ARA adalah seorang pengusaha. Darah pebisnis turun dari ayahnya, H. Rasyid Ali, saudagar Bugis asal Kabupaten Enrekang. Kakak sulung ARA, A Reza Ali juga terbilang sukses menapaki dunia usaha. Sebelum mencoba dunia politik awal tahun 2000 bersama Partai Demokrat yang dirintis oleh Susilo bambang Yudhoyono, Reza adalah seorang ekportir.
Darah pebisnis turun dari ayahnya, H Rasyid Ali. Puluhan tahun nama kakak kandung mantan Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali ini dikenal sejak era tahun 70-an. Puluhan tahun pula ia menguasai sejumlah usaha.
ARA adalah salah satu legislator senior di DPRD Makassar. Pada Pemilihan legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu adik bungsu dari pengusaha dan politisi senior pendiri Partai Demokrat A. Reza Ali dan tokoh pemuda yang juga Ketua MPW Pemuda Pancasila, ST Diza Rasyid Ali ini terpilih lagi untuk ketiga kalinya melalui Dapil 4 Makassar meliputi Kecamatan Panakkukang-Manggala.
Selain sebagai Wakil Ketua DPRD Makassar politisi yang pada 3 Mei 2022 ini genap berusia 50 tahun juga diamanahkan sebagai Koordinatir Badan Anggaran (Banggar). Alumni pasca sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini sudah lebih 10 tahun menjabata posisi strategis tersebut.(riel)

Berikut Profil Adi Rasyid Ali SE, MM:
Tempat/Tanggal Lahir : Makassar, 3 Mei 1972
Orang Tua :
- Ayah : H Rasyid Ali
- Ibu : Hj. Sastrika Inggas
Riwayat Pendidikan :
- SD Pembangunan 2 Monginsidi, Makassar
- SMP Negeri 2 Enrekang
- S1 Fakultas Ekonomi Unhas
- S2 Faklutas Ekonomi UMI
Riwayat Organisasi :
- Wakil Ketua MPW Pemuda Pancasila Sulsel
- Ketua Pengprov Pertina Sulsel (2017-2021)
- Ketua Pengda IOF Sulsel (2019-2023)
- Ketua DPC Partai Demokrat
Riwayat Pekerjaan :
- Anggota DPRD Makassar Periode Pertama 2009-2014
- Anggota DPRD Makassar Periode Kedua 2014 -2019
- Anggota DPRD Makassar Periode Ketiga 2019-2024
Jabatan :
- Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar
- Koordinator Banggar

Kenangan tak terlupakan saat mobil jeep Adi Rsyid Ali terperosok ke parit sedalam dua meter. Di bawah guyueran hujan deras usai membawa bantuan untuk korban banjir di Blok 10 Perumnas Antang beberapa waktu lalu.(FOTO: SRI SYAHRIL)





